Breaking News:

Relokasi Tahap Pertama di Lembata Bagi Pemilik Rumah Hanyut, Hilang dan Rusak Berat

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur menegaskan relokasi pada tahap pertama dengan kuota 700 unit rumah ditujukan bagi warga yang ru

Foto/Ricko Wawo/
Dua unit rumah yang didirikan di lahan relokasi Waesesa, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata. 

Relokasi Tahap Pertama di Lembata Bagi Pemilik Rumah Hanyut, Hilang dan Rusak Berat

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA-Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur menegaskan relokasi pada tahap pertama dengan kuota 700 unit rumah ditujukan bagi warga yang rumahnya hanyut, hilang, rusak berat dan rumah yang berada di kawasan zona bencana banjir dan longsor pada 4 April 2021 yang lalu.

Bupati Sunur menyampaikan hal ini saat melantik Penjabat Kepala Desa di desa Todanara, Kecamatan Ile Ape Timur, Rabu, 9 Juni 2021.

"Ada beberapa desa yang relokasi tahap pertama untuk kuota 700 rumah bukan hanya di Ile Ape Dan Ile Ape Timur sebenarnya. Tapi untuk rumah rusak yang tersebar di wilayah Lembata. Tapi saya minta kepala BNPB dan Menteri PUPR khusus 700 ini di Ile Ape dan Ile Ape Timur. Sementara yang lain nanti kita minta BNPB," paparnya. 

Baca juga: Info Sport Bursa Transfer : Pemain Brasil Resmi Gabung Bajul Ijo Persebaya Surabaya

Baca juga: Gawat, Mulai Garam, Gula, Beras, Sayur Akan Dikenai Pajak Sembako Oleh Pemerintah, Ini Rinciannya

Sementara pada tahap kedua nanti itu adalah relokasi 15 desa yang berada di wilayah rawan bencana. 
Dia berujar relokasi desa tetap akan memperhatikan pelbagai aspek seperti sosial, budaya, politik dan ekonomi masyarakat. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Kementerian Desa dan Kemendagri perihal batas-batas desa nantinya. 

"Jadi kita lihat aspek sosial, politik, budaya dan ekonomi kita pindahkan. Jadi tidak sekadar pindahkan orang. Perlu kerja sama seluruh masyarakat dan semua sektor," pesannya.*)

Dua unit rumah yang didirikan di lahan relokasi Waesesa, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata.
Dua unit rumah yang didirikan di lahan relokasi Waesesa, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata. (Foto/Ricko Wawo/)
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved