Breaking News:

Pemuda GMIT Bangun Rumah Nona Welkis di Takari, Mewujudkan Impian yang Tidak Tercapai

Nona Welkis tewas dibunuh oleh Yustinus Tanaem alias Tinus di Kelurahan Batakte, Kupang Barat.

POS KUPANG/HERMINA PELLO
Ketua pemuda GMIT, David Natun 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Badan Pemuda GMIT Sinode menginisiasi pembangunan rumah mendiang almarhumah Nona Welkis di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. Nona Welkis tewas dibunuh oleh Yustinus Tanaem alias Tinus di Kelurahan Batakte, Kupang Barat.

Ketua Badan Pemuda GMIT Sinode, David Natun yang ditemui di Kupang, Rabu (9/6), mengatakan, Nona Welkis berangkat ke Kupang dengan cita-cita mencari pekerjaan agar bisa membangun rumah yang layak bagi keluarganya. "Namun nasib berbicara lain, Nona Welkis meninggal dunia sebelum impian itu tercapai. Media ramai memberitakan hal ini. Atas dasar ini, kami menginisiasi untuk membangun rumah bagi orangtua Nona Welkis. Kami ingin mewujudkan impian saudara kita ini, meski dia sudah meninggal," kata David Natun.

David mengatakan, rumah permanen yang dibangun di samping rumah lama orangtua Nona Welkis berukuran 7x8 dengan dana donasi dari berbagai pihak. Dia mengaku, saat ini progres pembangunan sudah hampir 50 persen.

"Awalnya kami pikir Pemuda GMIT akan tanggung sendiri biaya pembangunan. Namun dalam perjalanan, donasi datang dari mana-mana. Kami bangun komunikasi dengan berbagai donatur dan ternyata banyak yang simpati. Ada yang sumbang kayu, pasir, semen, seng dan lainnya. Saat ini proses pembangunan sudah sampai pada tahap pemasangan tembok," kata David yang mengaku langsung memantau proses pembangunan tersebut.

David mengucapkan terima kasih kepada masyarakat terutama para tetangga dari almarhumah yang ikut berpartisipasi. Dia berharap, dalam waktu dekat pembangunan sudah selesai dan sudah bisa ditempati.

"Orangtua Nona Welkis sangat antusias. Mereka terharu karena kami dan para relawan dari Pemuda GMIT tanpa memandang suku dan agama datang membantu dengan sukarela. Atas nama teman-teman relawan, saya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang mau mendukung upaya kami ini," kata David.

"Kami juga sedang mencari donatur agar jangan hanya bangun rumah saja, tapi paling tidak di dalam juga ada fasilitas seperti kursi dan lainnya. Mudah-mudahan harapan kami ini bisa tercapai," tambah David.

David menambahkan, kerja sukarela seperti ini sudah dilakukan Pemuda GMIT Sinode di beberapa tempat. "Kami sudah beberapa kali membangun rumah bagi warga yang kurang mampu. Dengan berbagai kesulitan, kami berjuang dan akhirnya bisa selesai. Semoga kali ini bisa berjalan dengan lancar," kata David. **

Penulis: Sipri Seko
Editor: Sipri Seko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved