Breaking News:

Manggarai Dapat Jatah PPPK untuk Tenaga Guru 1.379 & Nakes 53 Orang dari Menpan-RB

Tenaga Guru 1.379 dan Tenaga Kesehatan (Nakes) sebanyak 53 Orang dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi

ROBERTUS ROPO
Yakobus Jehamat 

Manggarai Dapat Jatah PPPK untuk Tenaga Guru 1.379 & Nakes 53 Orang dari Menpan-RB

POS-KUPANG.COM | RUTENG---Kabar menggembirakan bagi para guru dan para pencari kerja di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kabupaten Manggarai mendapatkan jatah Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Tenaga Guru 1.379 dan Tenaga Kesehatan (Nakes) sebanyak 53 Orang dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

Pelaksana Tugas (Plt) BKPSDMD Kabupaten Manggarai, Yakobus Jehamat, SH, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 9 Juni 2021,  menjelaskan berdasarkan keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Kabupaten Manggarai mendapat jatah Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 1.641 orang. 

Dari jumlah itu, jelas Yakobus, untuk tenaga guru 1.379 dan tenaga kesehatan 199 orang dan tenaga teknis 63 orang.

Yakobus juga menjelaskan dari jumlah itu untuk seleksi melalui formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dimana untuk PPPK khusus tenaga guru sebanyak 1.379 orang, tenaga kesehatan 53 orang dengan total keseluruhan PPPK sebanyak 1.432 orang.

Sedangkan untuk jalur CPNS, jelas Yakobus sebanyak 209 orang. Jumlah tersebut sebagian dari Tenaga Kesehatan dan juga untuk tenaga teknis.

"Jadi untuk tenaga guru sebanyak 1.379 itu semuanya melalui formasi PPPK, sedangkan tenaga kesehatan dari 199 orang itu, PPPK 53 orang dan CPNS nya 146 orang,"jelas Yakobus.

Terkait dengan jadwal pengumunan dan jadwal pendaftaran, kata Yakobus, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Menpan-RB. Begitu juga terkait pelaksanaan ujian seleksi PPPK.

"Jadi belum ada jadwal pasti untuk Pengumuman Pendaftaran dan juga jadwal pendaftaran. Begitu juga dengan cara pelaksanaan ujian seleksi PPPK karena memang ada tahapannya, kita masih menunggu keputusan resmi dari Menpan-RB,"jelas Yakobus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)
 

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved