Breaking News:

Pansus LKPj Wali Kota Kupang Beri Catatan Beberapa Poin Penting, Apa Saja?

Pansus LKPj Wali Kota Kupang Beri Catatan Beberapa Poin Penting, Apa Saja? Pansus) LKPj Walikota Kupang tahun anggaran 2020 dari Dewan Perwakilan Raky

Editor: Ferry Ndoen
Pansus LKPj Wali Kota Kupang Beri Catatan Beberapa Poin Penting, Apa Saja?
POS-KUPANG.COM//Irfan Hoi
Anggota DPRD kota Kupang, Telendmark J. Daud

Pansus LKPj Wali Kota Kupang Beri Catatan Beberapa Poin Penting, Apa Saja?

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Panitia Khusus (Pansus) LKPj Walikota Kupang tahun anggaran 2020 dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mulai mengantongi poin-poin penting yang bakal menjadi rekomendasi Pansus untuk perbaikan program di Pemkot Kupang.

Beberapa point penting yang diberi catatan penting pansus yakni masalah kontrak Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan juga berkaitan dengan masalah perijinan bangunan yang tidak sesuai dengan ketentuan IMB.

Poin penting ini menjadi catatan kritis pansus untuk Pemerintah Kota (Pemkot)  Kupang saat menggelar rapat pansus LKPj secara tertutup bersama OPD terkait di ruang sidang utama sasando gedung DPRD kota Kupang, Senin 7 Juni 2021.

Ketua Pansus, Tellendmark Daud kepada wartawan usai pertemuan mengatakan, pertemuan bersama OPD guna mendengar klarifikasi terhadap penyerapan anggaran program kerja di instansi masing-masing. 

BKPPD menjadi salah satu OPD yang cukup disoroti DPRD terkait dengan masalah Pegawau Tidak Tetap (PTT) berkaitan dengan kontrak kerja yang harusnya dievaluasi dua bulan sebelum selesai masa kontrak.

Baca juga: Info Sport Euro 2020 : Ini Jadwal Pertandingan Grup E, Duel Timnas Polandia Bentrok Slovakia

Dia menerangkan, evaluasi tersebut dimaksudkan agar para tenaga PTT bisa mendapat sebuah kepastian pekerjaan.

"Untuk PTT ini Pansus ada poin penting perlu menjadi perhatian yakni dalam mengevaluasi kinerja para PTT agar jangan dilakukan akhir pembahasan anggaran yakni minimal dua bulan sebelum masa akhir masa akhir tahun anggaran sudah ada hasil evaluasi kinerja dari PTT," jelas dia.

"Janganlah seperti pengalaman tahun yang lalu dimana penilaian akan kinerja mereka  diakhir tahun dan hasil evaluasinya di bulan Februari serta SK-nya baru dikeluarkan di bulan Maret.Ini tidak boleh lagi terjadi, guna pembahasan anggaran tahun berikut sudah bisa diketahui jelas jumlah PTT yang kembali diperpanjang kontraknya," tambahnya.

Selain PTT,  masalah lain yang disoroti yakni pada bagian perijinan mendirikan bangunan yang dinilai pansus jika ditertibkan dengan baik maka bisa menambah pemasukan bagi keuangan daerah.

Dinas perijinan, kata dia, boleh bekerja sama dengan Polisi Pamong Praja dan dinas terkait untuk menertibkan sejumlah bangunan yang berdiri diatas jalur ruang milik jalan, dan juga bisa menertibkan ijin bangunan yang telah dialihfungsikan.

"Ini juga menjadi poin penting, sebab ini semua demi peningkatan PAD Kota Kupang. Karena hal ini yang tidak dilihat pemerintah sehingga Pansus akan masuk dalam rekomendasi guna bisa menjadi perhatian pemerintah nantinya," jelasnya.

Baca juga: Info Sport Liga 2 2021 PSMS Medan Kedatangan Dua Pemain, King: Kita Tunggu Kedatangan Mereka

Baca juga: Info Sport Liga 2 2021 : Tim Bumi Nyiur Melambai Sulut United TC di Jogjakarta, Jajal PSS Sleman

Diketahui, hari ini pansus juga kembali menggelar rapat bersama 8 OPD lainnya untuk mendengar klarifikasi penyerapan anggaran di tahun 2020 lalu.

Pansus juga telah menjadwalkan untuk melakukan uji petik lapangan bagi beberapa OPD yang dinilai belum lengkapnya penjelasan. Jadwal uji petik lapangan akan berlangsung tanggal 8-9 Juni 2021.

Pansus bertujuan melakukan evaluasai, pengawasan terhadap capaian kinerja dan pelaksanaan peraturan daerah APDB atau peraturan walikota Kupang. Pansus akan melakukan kajian dan selanjutnya memberikan catatan-catatan sebagai rekomendasi kepada Pemkot. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Ketua Pansus LKPj Wali Kota Kupang tahun 2020, Tellendmark Daud
Ketua Pansus LKPj Wali Kota Kupang tahun 2020, Tellendmark Daud (irfan hoi)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved