Breaking News:

Pakar Singapura IngatkanChina JanganCoba-coba dengan Indonesia di Laut China Selatan ,RI Siap Perang

Kapal penjaga pantai juga penah nangkring di laut Natuna Utara sebelum disuir penjaga pantai Indonesia yang didukung TNI

Editor: Alfred Dama
PRESIDENTIAL PALACE/Agus Suparto
Presiden Joko Widodo meninjau kawasan perairan Natuna dari atas KRI Imam Bonjol, Kamis (23/6/2016) Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Berangkat ke Natuna, Presiden Jokowi Temui Ratusan Nelayan, https://jabar.tribunnews.com/2020/01/08/berangkat-ke-natuna-presiden-jokowi-temui-ratusan-nelayan?page=all. Editor: Theofilus Richard 

POS KUPANG.COM -- Klaim China di Laut China Selatan kerap menimbulkan konflik dengan negara-negara Asia Tenggara

Terakhir 16 pesawat tempur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) nyaris memasuki wilayah Serawak , Kalimantan sebelum dicegat jet tempur Malaysia

Kapal penjaga pantai juga penah nangkring di laut Natuna Utara sebelum disuir penjaga pantai Indonesia yang didukung TNI

Di Laut China Selatan memang disebut salah satu kawasan yang cukup panas lantaran perebutan wilayah antar negara termasuk Indonesia.

Bahkan belum lama ini sempat terjadi ketegangan Malaysia dengan China karena alasan pelanggaran wilayah udara Malaysia

Tak hanya Malaysia , China juga pernah beberapa kali ketahuan nyelong di wilayah laut Indonesia, tepatnya di Kepuluan Natuna

Baca juga: Muncul Tiba-tiba, 2 Kapal Prancis Masuki Wilayah Natuna, TNI Waspada, Cari Masalah Sama Indonesia?

Baca juga: Natuna Terancam, Video Ini Bukti Pesawat Tempur F 18 Amerika Manuver di Atas Natuna, Reaksi Jokowi?

Baca juga: Strategi Jitu Indonesia Bikin China Tak Berani Macam-macam di Laut Natuna, Prabowo Ungkap Taktik RI

Baca juga: Diisukan Tak Bisa Bayar Hutang, China Bangun Markas Militer di Natuna. AS Ajak Indonesia Lakukan Ini

Melansir dari South China Morning Post (SCMP), karena kenekatan itu China pernah diperingatkan oleh mantan diplomat Singapura Konshore Mahbubani

Menurut SCMP, Mahbubani mengatakan bahwa belum ada negara anggota yang menyatakan keinginan untuk bergabung dengan kelompok negara dengan AS, Jepang, India dan Australia untuk melawan pengaruh China di kawasan itu.

Tetapi untuk mempertahankan status quo saat ini, Cina perlu berhati-hati dalam masalah dari kedaulatan atas Kepulauan Natuna di bagian selatan Laut Cina Selatan , kata Mahbubani.

Di kepulauan Natuna adalah rumah bagi daerah penangkapan ikan tradisional Indonesia.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved