Breaking News:

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik, Minggu 6 Juni 2021: Roti Hidup Andalan Hati Umat Beriman

Selamat berbahagia bagi anak-anak Kristiani sedunia, yang hari ini mendapat kesempatan menerima Komuni Kudus yang pertama.

Dok Maxi Un Bria
RD Maxi Un Bria dengan latar belakang menara Pizza Italia. 

Renungan Harian Katolik, Minggu 6 Juni 2021: Roti Hidup Andalan Hati Umat Beriman (Markus 14 : 12-16, 22-26)

Oleh: RD. Maxi Un Bria

POS-KUPANG.COM - Kristus adalah Roti Hidup yang menghidupkan dan Darah Kristus sungguh menyucikan hati nurani. Selamat Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus. Selamat berbahagia bagi anak-anak Kristiani sedunia, yang hari ini mendapat kesempatan menerima Komuni Kudus yang pertama.

Perayaan Tubuh dan Darah Kristus hari ini kembali menegaskan makna tindakan dan Sabda Yesus pada malam perjamuan terakhir bersama para murid, ketika itu Ia bersabda, “Terimalah dan Makanlah Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu” dan “ Terimaah dan minumlah inilah piala darah-Ku darah perjanjian baru dan kekal yang ditumpahkan bagimu dan bagi semua orang demi pengampunan dosa. Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku”.

Pada kesempatan lain, Yesus memperkenalkan diri-Nya sebagai Roti Hidup. “ Akulah Roti hidup” ( Yohanes 6 :35 ). Roti yang bila diterima dengan iman dan hati yang tulus dan gembira akan memberi kekuatan, kesejukan, kedamaian, penghiburan, pengharapan, visi dan hikmat yang menuntun kita kepada kebahagiaan sejati di dunia dan keselamatan jiwa di akhirat.

Anak-anak yang menerima Tubuh dan Darah Kristus Pertama hari ini, merasa berbahagia karena mereka secara sadar menerima Yesus dalam hidup. Yesus dipahami sebagai figur seorang sahabat yang baik hati bagi anak-anak. Yesus sebagai Juruselamat yang memberikan diri dan hati-Nya kepada anak-anak. Ia hadir senantiasa untuk memberkati dan meneguhkan hidup anak-anak dalam pertumbuhan.

Yesus yang diterima, diimani dan dialami dalam rupa komuni kudus, menjadi pengalaman istimewa yang akan selalu dikenang sepanjang masa. Karena Yesus dilibatkan dan terlibat dalam sejarah perjalanan hidup anak-anak hingga akhir hayat. “Biarlah anak-anak itu datang kepada-Ku ”( Markus 10 : 14 ).

Pemazmur mengatakan, “Umat-Ku akan Kuberi gandum yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu, Aku akan mengenyangkannya,” ( Mzr 81 :17 ). Selama manusia melibatkan Tuhan dalam hidup dan mengandalkan hikmat dan Firman-Nya, Allah akan memberikan kebahagiaan dan ketercukupan dalam hidup.

Perayaan Hari Tubuh dan Darah Kristus meneguhkan iman kita untuk bersatu dengan Tuhan baik di kala suka maupun duka. Sabda Yesus “ Inilah Tubuh-Ku, Inilah Darah-Ku “ merupakan pernyataan kasih Yesus yang agung dan pemberian diri secara total bagi para murid dan kita semua. Semoga setiap kali saat menerima komuni kudus dalam perayaan Ekaristi, kita diteguhkan, dirahmati dan disucikan sebagai anak-anak Allah yang takut akan Dia dan berusaha hidup benar dan baik di hadapan Allah dan sesama.

Kata-kata St. Paulus berikut ini, menarik untuk kita renungkan, “Darah Kristus, yang atas dorongan Roh Abadi telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tidak bercacat; betapa darah ini akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup” ( Ibrani 9 : 14 ). Selamat Hari Minggu, Salve.*

Simak juga video renungan harian katolik berikut:

Akses juga artikel-artikel renungan harian katolik lainnya DI SINI

Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved