Breaking News:

Opini Pos Kupang

Memaknai Peringatan Hari Lingkungan Hidup

Setiap tanggal 5 Juni diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia  yang merupakan tanggal pembukaan Konferensi PBB

Memaknai Peringatan Hari Lingkungan Hidup
DOK POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

Oleh : Anindya Widaryati, Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Lingkungan dan Perhutanan Sosial Pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT

POS-KUPANG.COM - Setiap tanggal 5 Juni diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia  yang merupakan tanggal pembukaan Konferensi PBB tentang Lingkungan Hidup Manusia pada tahun 1972 di Stockholm Swedia.

Latar belakang diadakannya konferensi tersebut berkaitan dengan kondisi lingkungan pada masa tersebut (era 60-70 an) yang sangat memrihatinkan dan menimbulkan kekuatiran yang dirasakan seluruh dunia.

Salah satunya adalah wabah penyakit Minamata yang menyerang penduduk di Jepang. Minamata merupakan sindrom yang merusak fungsi syaraf sebagai dampak dari keracunan merkuri dengan kadar tinggi.

Baca juga: Tuntut Keadilan Bagi HRS dan Ustaz Adi Hidayat,Hidayat Nur Wahid: Jangan Lagi Ada Diskriminasi Hukum

Baca juga: 1.600 dosis vaksin Covid-19 tiba di Lembata

Sementara itu, di Eropa terjadi kabut asap akibat pembakaran hutan guna pembukaan lahan secara besar-besaran di beberapa wilayah untuk pembangunan.

Konferensi PBB tersebut menghasilkan kesepakatan yang dituangkan dalam Deklarasi Stockholm. Deklarasi Stockholm mencakup beberapa prinsip yang harus digunakan dalam mengelola lingkungan hidup di masa depan melalui penerapan lingkungan internasional.

Rencana Aksi berupa perencanaan alam yang terkait dengan pemukiman, pengelolaan sumber daya alam, pengendalian pencemaran lingkungan, pendidikan serta informasi lingkungan hidup.

Selain itu ditetapkannya UNEP (United Nations Environment Program) sebagai badan PBB yang menangani program lingkungan yang berpusat di Nairobi, Kenya serta penetapan tanggal 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup dengan tujuan untuk meningkatkan meningkatkan kesadaran tentang lingkungan serta mendorong perhatian dan tindakan di tingkat dunia.

Baca juga: Stefanus Stanis Ketua Pengurus, Maria Ketua Pengawas Kopdit Adiguna

Baca juga: Dokter dan Kepala Puskesmas di Flotim Diminta Gencar Sosialisasikan Vaksin Covid-19

Hari peringatan ini dipandang sebagai kesempatan bagi semua orang untuk menjadi bagian aksi global dalam menyuarakan proteksi terhadap planet bumi, pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan, dan gaya hidup yang ramah lingkungan, serta sebagai ruang instrospeksi kondisi lingkungan secara berkala.

Perayaan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia dirayakan di berbagai Negara melalui kegiatan-kegiatan seperti kampanye kebersihan, parade, penanaman pohon, seminar-seminar dan sebagainya yang bertujuan untuk perbaikan lingkungan.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved