Breaking News:

Jawaban Tidak Sesuai Pertanyaan, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Kupang Sebut Pemkot Asal-Asalan

ketika mencermati jawaban Pemkot yang dinilainya asal-asalan dan tidak menyentuh pertanyaan. 

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Suasana sidang LKPj walikota di DPRD kota Kupang. 

Jawaban Tidak Sesuai Pertanyaan, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Kupang Sebut Pemkot Asal-Asalan

POS-KUPANG.COM | KUPANG --Paripuran ke lima dalam sidang lanjutan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) walikota Kupang tahun 2020 dinilai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Kupang sebagai jawaban yang asal-asalan. 

Sidang yang digelar pada Kamis 3 Juni 2021 malam, tanggapan terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi disampaikan oleh sekretaris daerah kota Kupang Fahrensy Priestley Funay dan juga wakil walikota Kupang, Hermanus Man. 

Ketua Fraksi PDIP, Ardi Tali yang diberi kesempatan usai membaca dan mendengar tanggapan Pemkot, naik pitam dan gusar ketika mencermati jawaban Pemkot yang dinilainya asal-asalan dan tidak menyentuh pertanyaan. 

Dia menyebut, data-data yang diminta oleh fraksi PDIP seperti alokasi anggaran dan penggunaan, tidak dicantumkan dalam jawaban pemerintah. 

"Saya beroptimis, pemerintah akan menjawab menyentuh subtansi dari pertanyaan ini, teranyata tidak sama sekali. Saya sangat kecewa," jelasnya bernada kesal di ruang rapat Sasando DPRD kota Kupang, Kamis 3 Juni 2021. 

Ardi kemudian memberi sinyal bahwa fraksi PDIP akan kembali mempertimbangkan untuk menerima LKPj walikota Kupang. Hal tersebut ditegaskan Ardi akibat penyampaian tanggapan dari Pemkot yang tidak merincikan secara jelas mengenai pemandangan umum fraksi-fraksi. 

Penegasan yang sama di utarakan ketua fraksi partai Nasdem Yuven Tukung yang mempertanyakan ulang pemandangan fraksi partai Nasdem yang tidak dijawabai oleh pemkot Kupang. 

Dia pun mengkritisi pola penyusuan LKPj yang menggunakan dua aturan berbeda. 

Hal senada juga disampaikan wakil ketua I Padron Paulus yang mempertanyakan dua aturan yang digunakan Pemkot untuk menyusun LKPj. 

Paulus juga menyebut, jawaban-jawaban yang diberikan Pemkot justru tidak memberikan jawaban sesuai dengan yang ditanyakan DPRD. 

Wakil walikota yang hadir dalam kesempatan itu meminta agar sekretaris daerah dan asisten untuk bisa memperbaiki dan melengkapi LKPj. Ia pun menegaskan, perbaikan ini bertujuan untuk bisa mendapat rekomendasi dari DPRD dan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. 

"Kita ini mitra, sehingga saya minta pak sekda dan pak asisten bisa lengkapi itu dan bertemu lembaga ini (DPRD, red) untuk mencocokan sebelum kita lanjutkan," jelasnya. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved