Breaking News:

Kepala LLDIKTI Wilayah XV: Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius Harus Menjadi Besar&Terkenal;  

Wisuda Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius, angkatan ke III di Hotel Sylvia Maumere Kabupaten Sikka

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius, Wisuda Diploma III Angkatan ke 3  

Kepala LLDIKTI Wilayah XV : Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius Harus Menjadi Besar dan Terkenal di Flores 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI ) Wilayah XV Kupang, Prof., Drs. Mangadas Lumban Gaol , Ph.D, berpesan, Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius harus menjadi besar dan terkenal di Flores.

Berdasarkan rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, hal ini diungkapkan Prof Lumban Gaol ketika memberikan sambutan pada Acara Wisuda Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius, angkatan ke III di Hotel Sylvia Maumere Kabupaten Sikka, Kamis 3 Juni 2021.

Kepala lembaga (Kalem) dalam sambutannya merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius yang sudah tiga kali mewisudakan mahasiswanya. 
Kali ini mahasiswa yang diwisuda sebanyak 50 orang dari Prodi Farmasi.

" Kalau saya sampai hadir dan memberikan sambutan berarti sekolah ini dinilai bagus sehingga saya sebagai representative dari Menteri hadir dan memberikan sambutan disini. Untuk itu kepada orang tua agar jangan ragu untuk sekolahkan anaknya di Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius," katanya.

Kalem juga mendorong agar Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius bisa meningkatkan statusnya menjadi S1 atau sarjana sehingga dapat menarik minat para lulusan untuk melanjutkan studinya disini.

Dalam kesempatan tersebut, Kalem juga menyampaikan bahwa saat ini LLDIKTI XV Kupang mempunyai tugas yang berat untuk membenahi perguruan tinggi swasta (PTS) yang ada di wilayah kerjanya. 
Data yang terhimpun di LLDIKTI XV saat ini dari 56 PTS masih terdapat sekitar 32 yang dalam kondisi "sakit berat". Jika diibaratkan dengan diagnosa dokter maka status PTS tersebut dalam kondisi sekarat menjelang kematian dan disinilah peran LLDIKTYI XV Kupang sangat dibutuhkan untuk memperbaiki keadaan PTS yang bermasalah.

 Kalem juga menyampaikan bahwa sudah ada petunjuk berkaitan dengan kondisi PTS yang “sakit” itu, apabila tidak segera diperbaiki maka harus ditutup atau dilakukan merger.

Kalem Lumban Gaol menegaskan dibawah kepemimpinanya ia bertekad untuk memperbaiki kondisi PTS yang ada di seluruh wilayah NTT, terutama menyangkut kesejahteraan dosen, Kalem mendorong para dosen untuk mengurus jabatan fungsionalnya agar bisa mendapat sertifikasi dosen, jika sudah sertifikasi dosen (Serdos) maka dosen akan sejahtera.

 Dikatakannya, kalau dosen tidak Serdos maka tidak profesional, termasuk juga pada Akademi Farmasi Santo Fransiskus Xaverius, Kalem berharap, Ketua Yayasan Drg.Yosefin Sri Sudarningsih dan Direkturnya Fransiskus Xaverius Lameng , M. M. agar terus mengembangkan sekolah ini menjadi besar dan terkenal di Flores sehingga anak-anak dari Flores tidak perlu keluar jauh-jauh jika ingin melanjutkan studi dibidang farmasi.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved