Breaking News:

Pendemo AMPAS Kupang Kecam Akan Blokade Jalan Apabila Tidak Diterima Laporan oleh Polda NTT

pendemo pun meminta agar Polda NTT mempercepat untuk mengusut tuntas kasus tersebut hingga selesai.

Penulis: Ray Rebon
Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/RAY REBON
Aksi demo Aliansi Mahasiswa Pemuda Anti SARA (AMPAS) Kota Kupang di depan Mapolda NTT, Rabu 02 Juni 2021. 

Pendemo AMPAS Kupang Kecam Akan Blokade Jalan Apabila Tidak Diterima Laporan oleh Polda NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Pendemo yang tergabung dalam Alinasi Mahasiswa Pemuda Anti SARA (AMPAS) Kota Kupang mengecam akan memblokade jalan di depan Mapolda NTT, apabila laporan tuntutan kepada Ketua DPRD Kota Kupang tidak diterima pihak Polda NTT.

Laporan atau tuntutan oleh aliansi AMPAS Kota Kupang terkait pernyataan isu SARA yang diduga dikemukakan oleh Ketua DRPR Kota Kupang Yeskiel Loudoe yang beredar di medsos beberapa hari lalu.

"Kami akan blokade jalan apabila tuntutan atau laporan kami kepada Ketua DPRD Kota Kupang belum diterima pihak Polda NTT," kata salah satu Orator dalam aksi demo di depan Mapolda NTT, Rabu 02 Juni 2021.

Aksi demo oleh AMPAS Kota kupang di Mapolda NTT, Rabu 02 Juni 2021.
Aksi demo oleh AMPAS Kota kupang di Mapolda NTT, Rabu 02 Juni 2021. (POS KUPANG.COM/RAY REBON)

Selain akan memblokade jalan, pendemo pun meminta agar Polda NTT mempercepat untuk mengusut tuntas kasus tersebut hingga selesai.

Dalam aksi demo ini juga, para pendemo menyesali ungkapan yang diduga dikemukakan oleh Ketua DPRD Kota Kupang berbau isu SARA yang akan menyebabkan kekacauan di NTT, khususnya di Kota Kupang atau Kota Kasih ini.

Hingga berita ini diturunkan pendemo masih melakukan aksi di depan Mapolda NTT.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved