Breaking News:

Elemen Pemuda Mahasiswa Laporkan Dugaan Video Pernyataan Berbau SARA Ketua DPRD Kota Kupang 

dugaan pernyataan berbau SARA yang diucapkan oleh Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe dalam potongan video

POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Aliansi Mahasiswa  Pemuda Anti Sara (AMPAS) Kota Kupang mendatangi Polda NTT pada Selasa 1 Juni 2021 untuk melaporkan dugaan ujaran SARA oleh Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe. 

Elemen Pemuda Mahasiswa Laporkan Dugaan Video Pernyataan Berbau SARA Ketua DPRD Kota Kupang 

POS-KUPANG.COM | KUPANG --  Elemen Pemuda dan mahasiswa di Kota Kupang mendatangi Markas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) di jalan Soeharto Kelurahan Naikoten Kupang pada Selasa, 1 Juni 2021. 

Mereka tergabung dalam Aliansi  Mahasiswa  Pemuda Anti Sara (AMPAS) Kota Kupang. 

Selain terdiri dari elemen OKP Nasional seperti Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan PMKRI Cabang Kupang, Aliansi juga terdiri dari OKP Lokal seperti  Itakanrai, Permasna, Permai, HM3T dan  Immala.

Kepada POS-KUPANG.COM, Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kupang, Ikhwan Syahar menyebut pihaknya datang ke Polda NTT untuk melaporkan dugaan pernyataan berbau SARA yang diucapkan oleh Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe dalam potongan video yang beredar luas di publik. 

Anggota DPRD Kota Kupang memberikan pernyataan sikap terkait statemen yang diduga berbau SARA oleh Ketua DPRD Kota Kupang pada Sabtu, 29 Mei 2021.
Anggota DPRD Kota Kupang memberikan pernyataan sikap terkait statemen yang diduga berbau SARA oleh Ketua DPRD Kota Kupang pada Sabtu, 29 Mei 2021. (POS KUPANG.COM/RYAN NONG)

Bertindak mewakili Aliansi, Ikhwan Syahrar menyebut isi video tersebut mengandung ujaran kebencian. 

Ikhwan Syahrar mengatakan, pernyataan yang disampaikan Yeskiel Loudoe dan terekam pada 27 Mei 2021 lalu telah membuat ketenangan dan ketentraman di Kota Kupang yang telah dikenal sebagai Kota Kasih menjadi terusik.

Menurut Aliansi, pernyataan  tersebut akan berpotensi menimbulkan perpecahan /konflik horizontal di masyarakat. 

Aliansi Mahasiswa Pemuda Anti Sara Kota Kupang
Aliansi Mahasiswa Pemuda Anti Sara Kota Kupang (POS KUPANG.COM/ISTIMEWA)

“Kami merasa bahwa dengan persatuan atas dasar Pancasila perlu kita jaga, jangan sampai pernyataan yang disampaikan Ketua DPRD Kota Kupang ini menyebabkan konflik  antara  masyarakat," ujar  Ikhwan Syahrar.

Meski pihak Polda NTT belum menerima laporan tersebut secara tertulis, namun Ikhwan mengatakan bahwa telah dicapai kesepakatan secara lisan. 

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved