Breaking News:

Pantai Mananga Aba, Pilihan Wisata Warga Sumba Barat Daya

jalan raya menuju lokasi wisata Pantai Mananga Aba mengalami kerusakan cukup parah mengakibatkan waktu tempuh menjadi lebih lambat.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Kondisi pantai Mananga Aba tidak seindah dulu karena terjadi penambahan pasir ilegal belum lama ini. 

Pantai Mananga Aba, Favorit  Pilihan Wisata Warga Sumba Barat Daya

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK--Pantai Mananga Aba  di Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Sumba Barat Daya menjadi  favorit pilihan masyarakat Sumba Barar Daya  berwisata terutama pada akhir pekan atau pada hari libur.

Pantai yang berada sekitar 5-6 km ke arah timur Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya menyajikan pemandangan indah, air lautnya bersih dan gelombang yang ramah memanjakan setiap warga berwisata ke lokasi wisata Pantai Mananga Aba.

Sayangnya akses jalan raya menuju lokasi wisata Pantai Mananga Aba mengalami kerusakan cukup parah mengakibatkan waktu tempuh menjadi lebih lambat.

Walau demikian, tidak mengurungkan  semangat warga beramai-ramai berkunjung ke lokasi wisata Pantai Mananga Aba. Disana warga bebas memikmati keindahan alam pantai Mananga Aba dengan sebebasnya mandi dan berenang sepuasnya.

warga beramai-ramai berkunjung di Pantai Mananga Aba di Desa Ramadana, Kecamatan Loura, SBD. Nampak warga beramai-ramai mandi. Foto Minggu (30/5/2021)
warga beramai-ramai berkunjung di Pantai Mananga Aba di Desa Ramadana, Kecamatan Loura, SBD. Nampak warga beramai-ramai mandi. Foto Minggu 30 Mei 2021 (POS-KUPANG./Petrus Piter)

Di lokasi wisata juga tersedia beberapa lopo menjadi tempat singgah warga sebelum dan setelah beraktivitas mandi bersama, menggelar acara ulang tahun dan gelar pesta lainnya.

Yana, Ivon dan Anton Kaka, tiga pengunjung Pantai Wisata Managa Aba yang ditemui POS-KUPANG.COM,  Minggu 30 Mei 2021 mengaku senang datang berwisata di Pantai Mananga Aba.

Air lautnya bersih dan gelombang laut cukup bersahabat pula memanjakan setiap pengunjung mandi dan berenang.

Dilokasi wisata ini terlibat lebih luas dibanding pantai Weekeloh dan lainnya sehingga tidak nampak kerumunan banyak orang terutama pada masa pandemi virus corona ini.

Meski demikian, ketiganya menyayangkan penambangan pasir ilegal di Pantai Mananga Aba terus terjadi. Warga mendesak pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya harus bertindak tegas menindak oknum yang terus melakukan penambangan pasir di sepanjang Pantai Mananga Aba sehingga tidak merusakan keindahan pantai tersebut.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved