Breaking News:

Dinas Kesehatan Lembata Siapkan Hotline Panggilan Medis 24 Jam

Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata telah memiliki layanan panggilan darurat (hotline) untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat di se

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata Mathias Beyeng 

Dinkes Lembata Siapkan Hotline Panggilan Medis 24 Jam

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-LEWOLEBA-Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata telah memiliki layanan panggilan darurat (hotline) untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat di semua pelosok Kabupaten Lembata. Unit layanan hotline 119 ini dilaunching pada 4 April 2021 yang lalu. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata, Mathias AK Beyeng, menerangkan meski nama unit layanannya 119, nomor panggilan darurat tetap menggunakan nomor telepon masing-masing puskesmas yang ada di sembilan kecamatan di Kabupaten Lembata.

"Tujuannya untuk menyediakan pelayanan kesehatan berupa penanganan kesehatan secara umum," kata Mathias Beyeng, di ruang kerjanya, Jumat (28/5/2021).

Kata Mathias, mobil ambulans di setiap puskesmas selalu siap 1×24 jam. Jadi kalau ada panggilan darurat medis dari masyarakat, mobil ambulans langsung dikerahkan bersama tenaga medis yang ada. Akan tetapi, dia berujar, tidak semua sakit medis akan dilayani dengan mobil ambulans. Hanya pasien darurat medis seperti kecelakaan, gangguan jantung, gangguan pernapasan, ibu melahirkan dan darurat medis lainnya.

Baca juga: Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang Sebut Kuoata Siswa Baru Tahun Ini Mencukupi di Tiap Sekolah

Baca juga: Info Sport : Pelatih Persib Robert Alberts Memilih Tunggu Izin Resmi Liga 1 2021 Terbit

Dia menambahkan layanan hotline ini juga sudah digunakan dalam penanganan bencana banjir dan longsor sebulan yang lalu. Selain itu, layanan ini juga efektif dimanfaatkan saat terjadi kecelakaan pada malam hari di Kecamatan Wulandoni beberapa waktu yang lalu. Saat itu menurutnya, ambulans dan tenaga medis langsung menuju ke lokasi kecelakaan untuk memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan. 

Baca juga: Kalah Tipis 2-3 vs Afghanistan, Timnas Indonesia Siap Bentrok Tim Oman, Ini Daftar Nama Pemain Kick

Jadi, lanjutnya, layanan tersebut terhubung ke puskesmas-puskesmas terdekat.

"Call center masih pakai yang puskemas masing-masing. Jadi hanya penanganan kasus-kasus sakit tertentu. Kalau demam, batuk pilek bisa langsung ke puskesmas," ungkapnya. *)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata Mathias AK Beyeng
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata Mathias AK Beyeng (POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved