Breaking News:

Bupati Sumba Barat  Tegaskan Libas Habis Pencuri Gaya Baru Resahkan Warga

Masa satu orang saja, bisa kalahkan satu Sumba Barat. Semua harus babat habis. Kita tidak boleh kalah dengan satu orang itu.

POS KUPANG.COM/PETRUS PITER
Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H bersama ketua tim penggerak PKK Sumba Barat, Martha Bili Lalo, S.H dan rombongan mendapat selempangan kain khas Sumba Barat oleh camat Wanokaka dan para kepala desa sekecamatan Wanokaka ketika mengadakan kunker ke wilayah itu, Jumat 28 Mei 2021 

Bupati Sumba Barat  Tegaskan Libas Habis Pencuri Gaya Baru Resahkan Warga

POS-KUPANG.COM|WAIKABUBAK----Bupati Kabupaten Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H menegaskan akan melibas habis pencuri gaya baru yang meresahkan warga Sumba Barat selama ini.

Modusnya pelaku mencuri hewan piaraan warga seperti kerbau dan kuda, lalu menyimpan ditempat persembunyian tertentu. Selanjutnya pelaku mendatangi korban atau menyuruh orang lain menyampaikan pesan kepada  korban, kalau ia menemukan hewan  itu tetapi dengan  tebusan atau bayaran  sangat melangit.

Perilaku demikian tidak boleh didiamkan. Masa satu orang saja, bisa kalahkan satu Sumba Barat. Semua harus babat habis. Kita tidak boleh kalah dengan satu orang itu.

Karena itu, selaku bupati meminta dukungan seluruh rakyat Sumba Barat, Polres Sumba Barat dan Kodim 1613 Sumba Barat serta semua unsut terkait lainnya memberantas habis para pencuri gaya baru itu.

Demikian disampaikan Bupati Kabupaten Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H dalam arahannya pada acara kunjungan kerja ke Kecamatan Wanokaka di kantor Kecamatan Wanokaka, Jumat 28 Mei 2021.

Lebih lanjut, Bupati Yohanis Dade menjelaskan, kunjungan kerja ke Kecamatan Wanokaka untuk melihat secara langsung bagaimana perkembangan pembangunan di Kecamatan Wanokaka.

Sekilas terekam ketika melintas di wilayah Kecamatan Wanokaka cukup bagus. Sektor pertanian cukup baik dan berharap pembangunan sektor lainnya baik pula.

Kedatangannya untuk melihat secara langsung terhadap sektor lain yang belum mendapat perhatian agar dimasukan dalam perencanaan pembangunan ke depan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sumba Barat juga meminta para kepala desa  agar hati-hati mengelolah desa. Ia berpesan  dalam hal  perencanaan agar merencanakan kegiatan desa sesuai kebutuhan dan bukan berdasatkan keinginan kepala desa.

Karena itu, Bupati Yohanis Dade meminta inspektorat harus lebih teliti tidak hanya memeriksa laporan teknis administrasi tetapi pengecekan fakta lapangan agar ada kesesuaian. Sebab saat ini, korupsi terbesar di indonesia terjadi pada dana desa.

Untuk itu, ia meminta para kepala desa harus lebih berhati-hati agar tidak berurusan dengan hukum. Bupati juga berjanji setelah melakukan kunjungan kerja ke seluruh kecamatan akan lanjutkan dengan kunjungan ke desa-desa yakni di 63 desa se-Kabupaten Sumba Barat. Kunjungan ke desa-desa dimulai di wilayah Kecamatan Kota Waikabubak. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved