Breaking News:

Diduga Ada Oknum Mafia Tanah di Lamboya, Bupati Yohanis Ingatkan Camat Teliti Urus Penjualan Tanah

Diduga Ada Oknum Mafia Tanah di Lamboya, Bupati Yohanis Ingatkan Camat & Kades Teliti Urus Penjualan Tanah

Penulis: Petrus Piter | Editor: maria anitoda

Diduga Ada Oknum Mafia Tanah di Lamboya, Bupati Yohanis Dade Peringatkan Camat Dan Kades Teliti Saat Urus Penjualan Tanah

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM/WAIKABUBAK- Bupati Kabupaten Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H memperingatkan camat dan para kepala desa agar lebih berhati-hati dan lebih teliti ketika mengurus trasanksi jual beli tanah di wilayah Lamboya.

Sebab diduga ada oknum mafia tanah yang beroperasi memperjualbelikan tanah masyarakat di wilayan itu.

Bupati Sumba Barat mengajak masyarakat  pada masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Sumba Barat,John Lado Bora Kabba, agar pada saat penjualan tanah masyarakat di wilayah Sumba  diketahui bupati sehingga tidak ada lagi kecurangan dalam penjualan tanah.

Sebab terindikasi kuat ada banyak mafia tanah yang beroperasi di wilayah itu.

Bupati & Wabup Sumba Barat disambut Camat Lamboya di Kec. Lamboya, Sumbar Kamis (27/5/)
Bupati & Wabup Sumba Barat disambut Camat Lamboya di Kec. Lamboya, Sumbar Kamis (27/5/) (pos-kupang.com/petrus piter)

Karenanya, ia menghimbau camat dan para  kepala desa  agar lebih  berhati-hati dan lebih teliti lagi pada saat mengurus penjualan tanah di wilayah Kecamatan  Lamboya khususnya dan Kabupaten Sumba Barat umumnya.

Menurutnya, selama ini banyak terjadi persoalan tanah akibat keterlibatan oknum mafia tanah yang  merugikan masyarakat daerah ini. Ke depan hal itu menjadi salah satu perhatian serius pemerintah demi mencegah aksi jual beli tanah yang merugikan masyarakat daerah ini.

''Untuk itu masyarakat agar ke depan, pada saat melakukan transaksi jual beli tanah dapat diketahui bupati sehingga tidak ada lagi kecurangan jual beli tanah di wilayah ini,''ujar Yohanis.

Dalam kesempatan itu, Bupati Yohanis Dade, S.H juga menghimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak menggelar pesta ditengah pandemi virus corona demi mencegah penularan lebih luas di wayah ini.

Karena itu, bupati telah memutuskan kebijakan tidak memberikan ijin pesta bagi masyarakat pada masa pandemi virus corona ini. (Pet)

Berita Sumba Barat

Sumber: Pos Kupang
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved