Breaking News:

Menakar Peluang Capres 2024, Puan Maharani Terendah, Ganjar Pranowo Tertinggi, Megawati Pilih Siapa?

Meski pesta demokrasi pemilihan presiden masih beberapa tahun lagi, namun saat ini sejumlah nama mulai diusung untuk menggantikan Presiden Joko Widodo

Editor: Frans Krowin
(Dokumen PDI-P)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memilih siapa untuk diusungdalam Pilpres 2024? Puan Maharani atau Ganjar Pranowo? 

POS-KUPANG.COM - Meski pesta demokrasi pemilihan presiden masih beberapa tahun lagi, namun saat ini sejumlah nama mulai diusung untuk menggantikan Presiden Joko Widodo.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga survei, beberapa nama punya peluang besar untuk diusung partai politik sebagai calon presiden.

Dari deretan nama-nama yang berpeluang maju dalam perhelatan politik itu, tersebut pula nama Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah dan Puan Maharani, Ketua DPR RI.

Bahkan dari dua sosok tersebut, elektabilitas Ganjar Pranowo jauh melejit dibandingkan dengan putri Megawati Soekarnoputri, Puan Mahararni.

Saat ini, sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR RI Puan Maharani menjadi sorotan, jadi perbincangan publik.

Hubungan di antara keduanya sedikit memanas, semenjak Ganjar Pranowo tidak diundang dalam sebuah acara peresmian Kantor DPD PDIP Semarang, Jawa Tengah yang dilakukan oleh Puan Maharani, Sabtu 22 Mei 2021.

Dalam scara yang dipimpin oleh Puan Maharani tersebut, diketahui sengaja tidak mengundang Ganjar Pranowo.

Padahal selain sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga merupakan kader PDI Perjuangan, dan selama ini bekerja total dalam predikat sebagai anak buah Megawati Soekarnoputri.

Memanasnya hubungan antara Puan Maharani dan Ganjar Pranowo tersebut, diungkapkan oleh Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP PDIP yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, Bambang Wuryanto.

Puan Maharani dan Ganjar Pranowo
Puan Maharani dan Ganjar Pranowo (dpr.go.id / TRIBUNNEWS Dany Permana)

"Tidak diundang! (Ganjar) wis kemajon (kelewatan atau kebablasan). Yen kowe pinter, ojo keminter (kalau kamu pintar, jangan merasa jadi orang pintar)," kata Bambang kepada Tribun Jateng, Minggu 23 Mei 2021.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved