Breaking News:

Bupati dan Wakil Bupati Belu Panen Padi Pakai Mesin Modern Combine Harvester

Bupati dan Wakil Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD dan Drs. Aloysius Haleserens, MM secara simbolis melakukan panen padi menggunakan Combine Ha

Bupati dan Wakil Bupati Belu Panen Padi Pakai Mesin Modern Combine Harvester
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
PANEN PADI---Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD secara simbolis melakukan panen padi menggunakan Combine Harvester atau mesin panen padi di lahan Kelompok Tani Sinar Beibae di Desa Leuntolu, Kecamatan Raimanuk, Senin 24 Mei 2021. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Bupati dan Wakil Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD dan Drs. Aloysius Haleserens, MM secara simbolis melakukan panen padi menggunakan Combine Harvester atau mesin panen padi di lahan Kelompok Tani Sinar Beibae, Desa Leuntolu, Kecamatan Raimanuk, Senin 24 Mei 2021. 

Secara bergantian, Bupati dan Wakil Bupati mencoba beberapa menit penggunaan mesin Combine Harvester tersebut untuk panen padi. Keduanya tampak santai berada di balik kemudi dan cukup lincah mengoperasikan mesin tersebut setelah dipandu operator.

Setelah itu, kemudi diserahkan kembali kepada operator untuk melanjutkan kegiatan panen dan Bupati bersama Wakil Bupati menyaksikannya.

Turut hadir Anggota DPRD Belu, Aprianus Hale dan Edmundus Tita, Kadis Pertanian, Gerardus Mbulu, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Christoforus M. Loe Mau, Camat Raimanuk, Tarsisius Edi, PPL, Kelompok tani, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda. 

Usai panen, Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD menyampaikan, mesin panen padi modern yang digunakan itu telah ada di Kabupaten Belu sejak dua tahun lalu namun jarang digunakan karena sistem persawahan bedeng/pematang berbentuk kecil sehingga menyulitkan mesin masuk untuk beroperasi.

“Tadi kita lihat alat potong yang bagus sekali, alat ini sudah sekitar 2 tahun di Dinas Pertanian dan jarang digunakan karena bedeng/pematangnya kecil sehingga menyulitkan alatnya masuk,” ungkap Bupati Belu.

Lanjutnya, kedepan dinas teknis harus memperhatikan pola tanam yang dilakukan petani agar pada saat panen bisa menggunakan Harvester. Jika pola tanam tidak beraturan maka mesin Combine Harvester juga tidak bisa digunakan.

Bupati menegaskan hal itu sejalan dengan program prioritas pemerintah saat ini yakni memberikan kemudahan bagi petani saat panen dengan penerapan teknologi. 

"Ini harus diperhatikan baik-baik karena merupakan salah satu program prioritas kami di bidang pertanian yakni bibit, pupuk, sarpras dan hasilnya,” ujar dr. Agus.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved