Breaking News:

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik, Senin 24 Mei 2021, Santa Perawan Maria Bunda Gereja

Peringatan Santa Perawan Maria, Bunda Gereja, secara resmi diperingati pada hari Senin setelah Pentakosta.

Editor: Agustinus Sape
Renungan Harian Katolik, Senin 24 Mei 2021, Santa Perawan Maria Bunda Gereja
Foto pribadi
RD. Eman Kiik Mau

Renungan Harian Katolik, Senin 24 Mei 2021, Santa Perawan Maria Bunda Gereja (Yoh 19:25-34)

Oleh: RD. Eman Kiik Mau

POS-KUPANG.COM - Peringatan Santa Perawan Maria, Bunda Gereja, secara resmi diperingati pada hari Senin setelah Pentakosta. Keputusan ini disampaikan oleh Bapa Suci Paus Fransiskus melalui Kongregasi Ibadat Ilahi pada 11 Februari 2018 yang lalu.

Paus Fransiskus menyatakan bahwa Bunda Maria memiliki peran penting dalam Gereja. Sebagai anggota Gereja, kita rayakan peringatan ini untuk menumbuhkan penghormatan dan cinta bakti kepada Bunda Maria sebagai Ibu Gereja.

Allah telah memilih Maria sebagai Bunda Allah. Mengapa? Karena Kristus yang dikandung dan dilahirkannya adalah Allah. Dengan melahirkan Kristus, Maria juga disebut sebagai Bunda Gereja. Mengapa?

Karena Kristus sebagai Kepala Gereja selalu berada di dalam kesatuan dengan Gereja. Dan Gereja itu adalah anggota-anggota Tubuh-Nya yang memperoleh hidup di dalam Dia.

Demikianlah, peringatan Bunda Maria sebagai Bunda Gereja hendak menjelaskan perannya yang istimewa sebagai Ibu kita semua. Yang membuat Bunda Maria menjadi istimewa bukan karena dirinya sendiri, tetapi karena Kristus yang dikandung dan dilahirkannya.

Bunda Maria berperan dalam sejarah penyelamatan Allah, dihormati dan dikenang serta dirasakan begitu dekat di dalam hati setiap orang Katolik. Peran Bunda Maria sungguh dirasakan setiap umat Katolik yang memohon bantuan doa Maria. Maka tidak heran devosi umat Katolik begitu kuat, tempat ziarah ada di mana-mana.

Sebagai Bunda Gereja, Bunda Maria hadir dan menyertai perjalanan Gereja dari abad ke abad. Ia menyertai anak-anaknya mengarungi zaman, mengabulkan doa-doa dan permohonan anak-anaknya melalui Novena.

Injil Yohanes hari ini begitu mengharukan sebab menjelang ajal Yesus di kayu salib, Tuhan Yesus menyerahkan para murid kepada Bunda-Nya, "Ibu, inilah, anakmu!" sekaligus menyerahkan Bunda-Nya kepada para murid, "Inilah ibumu!" (Yoh 19:26-27).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved