Breaking News:

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang Sebut Banjir Rob Dampak Dari Gerhana

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, mengeluarkan peringatan akan terjadinya banjir air laut atau Rob

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Kanis Jehola
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang Sebut Banjir Rob Dampak Dari Gerhana
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau, Moh. Syaeful Hadi,S.P

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, mengeluarkan peringatan akan terjadinya banjir air laut atau Rob pada Minggu, 23 Mei 2021.

Banjir Rob tersebut diperkirakan akan terjadi tanggal 24 hingga 26 Mei 2021.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Moh. Syaeful Hadi, SP mengatakan, naiknya permukaan air laut tersebut akibat dari gerhana bulan total yang akan terjadi pada tanggal 26 Mei mendatang.

"Pada tanggal 26 Mei 2021 akan terjadi suatu fenomena di langit yaitu gerhana bulan total. Gerhana bulan total ini terjadi pada saat matahari-bumi-dan bulan berada pada satu garis, juga pd saat purnama dan perige (jarak terdekat bulan dan bumi) sehingga sering disebut Super Blood Moon," kata Syaeful, Senin, 24 Mei 2021.

Baca juga: Terkait Ancaman Banjir ROB, BPBD Surati Camat Di Wilayah Pesisir

Baca juga: Tilang Elektronik Akan Segera Diterapkan di NTT

"Salah satu dampak dari fenomena langi ini adalah naiknya permukaan laut terutama pada saat pasang naik maksimum, lebih tinggi dari pasang naik normalnya. Hal ini yang patut kita waspadai, karena bisa menimbulkan banjir pesisir (rob) terutama untuk daerah - daerah pesisir pantai, terlebih lagi untuk daerah pesisir yang landai, yang langganan tergenang air laut pasang," lanjutnya.

Wilayah yang kemungkinan terkena Rob, kata Syaeful, dari data historis bisa terjadi di Waingapu, Sikka, dan Sulamu.
Meski demikian Syaeful mengimbau agar masyarakat tidak panik dengan prakiraan tersebut.

Baca juga: Alfamart Promo Terbaru PSM Hari Ini 24 Mei 2021, Pucuk Harum Rp5.500/2pcs, Mie Sedap Rp 10.000/5pcs

Baca juga: Bupati dan Wabup Sumba Barat Ajak Masyarakat Bersama Membangun Sumba Barat Menjadi Lebih Maju

"Mohon masyarakat tidak perlu panik, tetapi waspada, terutama untuk masyarakat pesisir," tandasnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved