Warga Desa Matawae Kabupaten Mabar Harap PLN Segera Alirkan Listrik
Masyarakat Desa Matawae, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), mengharapakan layanan listrik
Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Masyarakat Desa Matawae, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), mengharapakan layanan listrik, Minggu 23 Mei 2021.
Pasalnya, ratusan kepala keluarga (kk) yang tersebar di 5 dusun di desa itu hingga saat ini belum mendapatkan layanan listrik.
Kelima dusun di Desa Matawae tersebut yakni Dusun Ndajot, Dusun Naga, Dusun Mbala, Dusun Wae Racang dan Dusun Angkor.
Harapan warga akan layanan listrik semakin besar, karena jaringan listrik dari PLN Unit Layanan Pengaduan Labuan Bajo.
Baca juga: Ini Spesifikasi Lengkap Redmi Note 10 dan Redmi Note 10 Pro Serta Harga Di Pasaran
Baca juga: Buruan Daftar! Ini Deretan Beasiswa LPDP 2021, Cek Syarat, Jadwal hingga Cara Mendaftarnya
"Listrik saat ini menjadi kebutuhan dasar masyarakat, bukan hanya untuk penerangan tapi untuk kebutuhan lainnya. Apalagi, sekarang sudah masuk jaringan telepon, jadi kami sudah dapat jaringan tapi listrik tidak ada," kata warga Desa Matawae, Abdurahman (30) didampingi kakaknya, Muhammad Adin (40) saat ditemui di Labuan Bajo.
Dijelaskannya, jaringan listrik telah masuk ke desa tersebut pada Desember 2020.
Sementara itu, sejumlah warga di 3 dusun telah membayar biaya instalasi listrik yakni, Dusun Ndajot, Dusun Naga dan Dusun Mbala.
Baca juga: Cek daftar Harga Daihatsu Xenia DIbawah Rp 70 Juta pada Mei 2021 Dapat Varian Ini
Baca juga: Bendung Kambaniru Masih Dikerjakan
Pihaknya juga berharap, 2 dusun lainnya juga segera mendapatkan jaringan listrik.
"Kalau kami sudah bayar lunas untuk instalasi listrik, ada juga warga yang meminjam uang di koperasi dan bayar lunas (biaya instalasi listrik)," ungkapnya.
Selama ini, sejumlah warga menggunakan panel tenaga surya dan sebagian warga lainnya menggunakan jenset untuk penerangan.
Sehingga, pihaknya berharap agar layanan listrik dari PLN segera didapatkan.
"Kalau pakai mesin jenset dalam 1 bulan bisa Rp 600 ribu lebih, sehingga kalau dapat layanan listrik bisa lebih murah dan tidak membebani masyarakat," tutupnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/warga-desa-matawae-kabupaten-mabar-harap-pln-segera-alirkan-listrik.jpg)