Konflik Israel Palestina
Terima Usulan Mesir, Israel dan Palestina Umumkan Gencatan Senjata Tanpa Syarat Mulai Hari Ini
Terima Usulan Mesir, Israel dan Palestina Umumkan Gencatan Senjata Tanpa Syarat Mulai Hari Ini
Terima Usulan Mesir, Israel dan Palestina Umumkan Gencatan Senjata Tanpa Syarat Mulai Hari Ini
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Setelah sepekan lebih atau 11 hari membobardir Gaza, Militer Israel dan Palestina akhirnya setuju untuk melakukan gencatan senjata dan mengakhiri konflik kedua negara.
Kesepakatan gencatan senjata Israel-Palestina difasilitasi oleh Mesir.
Israel dan Palestina juga sepakat kesepakatan gencatan senjata tanpa syarat.
Gencatan senjata antar kedua negara berlaku sejak Jumat dini hari, pukul 02.00 waktu setempat.
Dilansir Tribunnews.com dari theguardian.com, Jumat (21/5/2021), konflik antara Israel-Palestina telah berlangsung 11 hari dan menelan korban 230 jiwa di Gaza dan 12 di Israel.
Baca juga: Ahli Tempur & Intelijen Hendropriyono Sebut Konflik Israel Palestina Bukan Urusan Indonesia, Kenapa?
Baca juga: Korban Berjatuhan, Konflik Israel Palestina di Gaza Sudah Tewaskan 181 Orang, 31 Wanita 52 Anak-anak
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, pada Kamis malam waktu setempat, mengumumkan bahwa Israel menyetujui usulan gencatan senjata tanpa syarat yang diusulkan Mesir.
Demikian juga organisasi Islam Palestina Hamas dan para jihadis muslim yang mengumumkan menyetujui usulan gencatan senjata.
Sehari sebelumnya Presiden Amerika Serikat Joe Biden meminta Netanyahu untuk menurunkan tensi dan meminta agar kedua belah pihak menyatakan gencatan senjata.
Setelah kedua belah pihak menyatakan gencatan senjata, Biden menyampaikan terimakasih kepada Presiden Mesir Abdel Fatah al-Sisi.
"Ini kesempatan baik untuk menuju perdamaian di Timur Tengah. Saya sekaligus berterima kasih kepada presiden Mesir, Abdel Fatah al-Sisi, atas perannya," kata Biden dalam keterangannya, dilansir Tribunnews.com, Jumat (21/5/2021).
Selain itu, Biden juga menyampaikan komitmen Amerika Serikat untuk ikut serta menjaga perdamaian antara Israel dan Palestina.
"Saya yakin orang Palestina dan Israel sama-sama berhak untuk hidup dengan aman dan terjamin, dan menikmati kebebasan, kemakmuran, dan demokrasi yang setara. Amerika Selatan akan melanjutkan diplomasi tanpa henti demi mencapai tujuan itu," kata Biden.
Selain Amerika Serikat, Pemerintahan Inggris turut memberikan respon positif atas gencatan senjata antara Israel dan Palestina.
Baca juga: Viral! Bendera Israel Disobek Burung Gagak, Aksi Penolakan Atas Kekejaman Israel
Baca juga: Apa Alasan Israel Terus Hantam Gaza, Benarkah Ingin Warga Balik Serang Hamas? Sosok Ini Ungkap Fakta
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab meminta semua pihak agar gencatan senjata antara Israel-Palestina berlangsung lama.
"Semua pihak harus bekerjasama untuk membuat gencatan senjata ini tahan lama, sekaligus untuk mengakhiri siklus kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa warga sipil," kata Dominic.(*)
Berita terkait Konflik Israel-Palestina
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS: Militer Israel dan Palestina Umumkan Gencatan Senjata
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/israel-palestina-sepakati-gencatan-senjata.jpg)