Breaking News:

Bukopin Tepis Bobol Rekening Nasabah Rp 3 Miliar

Rebeca Adu Tadak (60), nasabah Bank Bukopin Cabang Kupang, kehilangan uang senilai Rp 3 miliar

Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG.COM/RYAN NONG
Branch Manager Bank KB Bukopin Kantor Cabang Kupan Lefrand Tewu 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Rebeca Adu Tadak (60), nasabah Bank Bukopin Cabang Kupang, kehilangan uang senilai Rp 3 miliar. Rebeca melaporkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang miliknya kepada Polda NTT.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto membenarkan pihaknya sedang melakukan penyidikan kasus itu. "Sedang ditangani Direskrimum," kata Krisna, Selasa (18/5/2021).

Kuasa hukum Rebeca Adu Tadak, Mikhael Feka mengatakan, kliennya telah membuat laporan polisi dengan nomor: LP/B/430/X/RES.1.11/2020/SPKT tanggal 19 Oktober 2020 silam di Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Polda NTT.

Sebelumnya, kasus itu ditangani Ditreskrimsus Polda NTT berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/278/VII/RES 1.2.2/2020/SPKT tentang tindak pidana UU Perbankan pada 7 Juli 2020. "Pihak Ditreskrimsus menghentikan penyidikan dan merekomendasikan untuk melaporkan ke Ditreskrimum," ujar Mikael Feka di Kupang, Selasa (18/5/2021).

Baca juga: Kisah Pilu Guru PNS di Larantuka, Mendadak Dipensiunkan Tanpa Taspen dan Dipaksa Kembalikan Gaji

Baca juga: Deklarasi dan Pemilihan Ketum PATRIA PMKRI Digelar 1 Juni 2021

 

Ia telah meminta informasi dan progres perkembangan penyidikan, namun hingga kini belum mereka peroleh. Surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan terakhir diterima pada 14 Desember 2020 lalu.

Mikhael Feka mengatakan, kliennya melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan uang yang dialaminya di Bank Bukopin Kantor Cabang Kupang pada Desember 2019 lalu.

Pada Kamis (13/5/2021), Rebeka menggelar jumpa pers mengungkapkan persoalan yang dialaminya. Rebeka menuding pemindahan uang dari rekeningnya ke rekening PT Mahkota Properti Indo Permata di BCA Syber melibatkan sejumlah oknum di Bank Bukopin selain JT.

Baca juga: ASN Mudik Kena Sanksi

Baca juga: Kisah Leonard Laimeheriwa 20 Jam Tenggelam: Sang Ayah Berdoa Minta Kembalikan Jasad

"Uang saya tidak mungkin bisa keluar kalau hanya atas rekayasa JT. Dengan sistem kerja dan SOP bank yang ketat, tidak mungkin uang sebesar Rp 3 M bisa ditransfer keluar rekening saya tanpa kontrol dari pimpinan Bank Bukopin. Saya duga ada komplotan di Bank Bukopin yang bekerjasama dengan Jeklin untuk membobol rekening saya," ujar Rebeka.

Ia mengaku tidak pernah melakukan tanda tangan slip transfer terkait pemindahan uang dari rekening tersebut.

"Saya tidak pernah tanda tangan slip transfer. Juga tidak ada Surat Kuasa dari saya. Saya juga tidak pernah dikonfirmasi tentang transfer uang Rp 3 M ke PT. Mahkota," ujarnya.

Mikhael Feka mengatakan, kasus itu berawal pada 25 Oktober 2019, kliennya mendeposito uang Rp 2 miliar di Bank Bukopin Cabang Kupang. Kliennya juga menyimpan tabungan Siaga Bisnis di Bukopin Rp 1 miliar.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved