Breaking News:

Tsunami Covid-19 India Terus Mengganas,Usai Heboh Mayat di Sungai Gangga,kini Mayat di PasirDangkal

Sudah lebih dari seperempat juta pasien virus corona India yang meninggal namun jumlah itu akan terus bertambah karena menurut para ahli , India belum

Editor: Alfred Dama
via sosok.grid.id
Potret ratusan mayat terkubur di tepi sungai Gangga di India 

Karena tak mampu mengkremasi, ia meyakini warga India kemudian mengubur mayat di tepi sungai dengan menggali pasir dangkal.

Di sisi lain, Ramesh Kumar Singh, anggota Bondhu Mahal Samiti , sebuah organisasi filantropi yang membantu mengkremasi jenazah, mengatakan jumlah kematian warga sangat tinggi di daerah pedesaan.

Ia menyebut, orang-orang miskin memang banyak yang membuang jenazah di sungai karena mahalnya biaya kremasi.

Biaya kremasi meningkat tiga kali lipat menjadi 15.000 rupee, setara kurang lebih Rp 3 juta.

Pada Sabtu (15/5/2021), seorang jurnalis foto Associated Press memperkirakan setidaknya ada 300 kuburan tepi sungai yang dangkal, di lahan pasir yang luas dekat Prayagraj.

Baca Juga: Warga India Dilanda Depresi, Pemandangan Mengerikan Ratusan Mayat Dibuang di Sungai Gangga, Mengapung dan Membusuk

Setiap kuburan ditutupi oleh kain jingga, kuning atau kemerahan dan diletakan dengan arah yang sama.

Beberapa polisi berada di tempat kejadian. Tetapi mereka tetap mengizinkan sebuah keluarga, yang datang dengan truk kecil, untuk menguburkan seorang wanita berusia 75 tahun di lokasi tersebut.

K.P. Singh, seorang perwira polisi senior, mengaku pihak berwenang telah mengalokasikan tempat kremasi di tepi sungai Prayagraj bagi mereka yang meninggal karena Covid-19, dan polisi tidak lagi mengizinkan penguburan di tepi sungai.

Pihak berwenang di negara bagian Sehgal telah menemukan "sejumlah kecil" mayat di tepi sungai, katanya, tetapi tidak memberikan angka.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved