Breaking News:

Tribun Wiki : Hilangkan Penat di Air Terjun Tanggedu Sumba Timur

saat ini hanya bisa dilewati mobil yang agak tinggi karena jalan dari Mondu ke lokasi air terjun sementara dikerjakan.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Tribun Wiki : Hilangkan Penat di Air Terjun Tanggedu Sumba Timur
POS KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Pengunjung saat berpose di lokasi obyek wisata Air Terjun Tanggedu, Sabtu 15 Mei 2021.  

Sesampai di lokasi air terjun pengunjung harus berjalan melewati jalur yang terjal dengan waktu tempuh antara 20-25 menit baru tiba di air terjun. Kondisi jalannya setapak yang cukup menantang sehingga perlu ekstra hati-hati.

Sepanjang jalan ini ada pegangan dari tali dan bambu yang dipasang masyarakat setempat sebagai pegangan sekaligus pengaman. Jika pengunjung membawa anak-anak maka perlu ekstra hati-hati baik saat berada di lokasi ini maupun saat melintas jalan setapak yang ada. Ada beberapa papan yang bertuliskan Jangan

Menulis, Mencoret,Merusak di Lokasi Wisata, Hati-hati, jalan Terjal, Patuhi petunjuk keselamatan. 
Saat tiba, pengunjung disambut oleh kicauan burung-burung dan  gemericik suara air terjun yang seolah-olah menyapa  para pengunjung.

Belum lagi riakan air kolam yang berwarna hijau ke biru- biruan yang mampu mengusir penat. Udaranya pun sejuk dan mampu mengusap keringat pengunjung. Tidak kalah juga dinding-dinding batu yang tampak menjulang di sisi kiri dan kanan  Air Terjun Tanggedu.

Disana juga belum ada Rumah Makan, apalagi Cafe maupun Restoran sehingga anda disarankan untuk membawa bekal secukupnya dan sesuai kesukaan anda.

Sayangnya di lokasi ini  belum ada beberapa infrastruktur pendukung antara lain, toilet,  tempat penginapan seperti Home Stay dan cafe.

"Saya sangat senang mempunyai kesempatan untuk bisa melihat keindahan Air Terjun Tanggedu di Sumba Timur yang memiliki pemandangan alam luar biasa bagusnya," ujar Melisa Puspita Sentosa salah satu wisatawan asal Jakarta, Sabtu 15Mei 2021.

Saat itu Melisa mengunjungi air terjun ini bersama suami dan buah hati Ghrizam.

Melisa mengakui, air terjun itu sangat memukau. Namun, dirinya mengharapkan agar pemerintah setempat dapat segera menyiapkan fasilitas umum seperti toilet agar para pelaku wisata baik dalam maupun luar negeri merasa lebih nyaman.

Untuk masuk ke obyek wisata ini, setiap pengunjung harus membayar Rp 10.000. Saat ini pengunjung juga harus menaati protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved