Bupati Malaka Siap Hidupkan Kembali Pasar Tradisional di Wilayah Perbatasan
Bupati Malaka Siap Hidupkan Kembali Pasar Tradisional di Wilayah Perbatasan Bupati Malaka adalah siap menghidupkan kembali kegiatan pasar tradisional
Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
Bupati Malaka Siap Hidupkan Kembali Pasar Tradisional di Wilayah Perbatasan
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong
POS-KUPANG.COM I BETUN--Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H,MH merespon perihal permintaan Presiden RI, Joko Widodo terkait peningkatan pertumbuhan ekonomi.
Respon Bupati Malaka adalah siap menghidupkan kembali kegiatan pasar tradisional di wilayah perbatasan RI-RDTL tentu dengan tetap menaati aturan dan protokoler kesehatan (Prokes) Covid-19.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi meminta kepada seluruh Kepala Daerah dan Forkopimda di Provinsi dan Kabupaten/Kota tentang pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi covid-19.
Bupati Simon Nahak, Selasa (18/5/2021) mengungkapkan Kabupaten Malaka akan menjalankan arahan tersebut dengan tetap memperhatikan aturan dan karakteristik di wilayahnya.
"Kita pasti jalankan arahan dari Presiden dengan tetap berpegang teguh pada aturan yang berlaku serta karakteristik wilayah, sehingga semuanya berjalan dengan teratur," ungkap Bupati Malaka.
Ditanya khusus tentang pertumbuhan ekonomi di wilayahnya, Bupati Simon Nahak menyatakan bahwa roda perekonomian di Kabupaten Malaka yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste sampai saat ini terus bergerak.
"Walau harus berhadapan dengan penyebaran virus corona, Pemerintah dan masyarakat hingga saat ini terus menggenjot roda perekonomiannya. Dan hingga saat ini,nsemua tetap berjalan karena masyarakat tetap patuh dan taat dengan protokol kesehatan covid-19," tandasnya.
Bagi Dosen Ilmu Hukum Universitas Warmadewa Bali ini, hal yang menjadi titik perhatian di Malaka untuk menggerakkan roda perekonomian yakni akses pasar tradisional.
"Masyarakat di perbatasan harus membaca peluang ekonomi dengan memanfaatkan pasar-pasar tradisional yang ada di wilayah kabupaten maupun dengan kabupaten tetangga. Peluang sangat terbuka lebar," tutur Bupati.
Dikatakan, peluang lain adalah pasar di daerah perbatasan antar negara. Akan tetapi karena situasi pandemi, makanya akses ke negara tetangga belum bisa dilakukan.
"Sehingga sekali lagi pasar-pasar di daerah perbatasan wilayah harus dioptimalkan dengan menjual hasil dagangan, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyatakat," ungkapnya.
Baca juga: Wow, Ini Daftar Hadiah Uang Klub Liga Italia, Inter Milan Raup Rp 407 Miliar, AC Milan, Juventus ?
Dirinya menambahkan, akan berkoordinasi dengan Kepala Daerah di wilayah perbatasan dengan Malaka seperti TTU, TTS dan Belu.
Bupati Simon Nahak juga mengemukakan, untuk berkoordinasi itu pendekatan yang harus diusung adalah pendekatan sosial kemasyarakatan.
"Dulu memang masih soal pendekatan keamanan tapi sekarang sudah harus bergeser ke pendekatan sosial kemasyarakatan, sehingga masyarakat semakin sejahtera," pungkas Bupati Malaka.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/dr-simon-nahak-sh-mh-anak-petani-tembakau-yang-sukses.jpg)