Breaking News:

Nikson Ancam Nonjobkan Kades yang Tak Mampu Selesaikan SPJ Dana Desa 

Dirinya akan meminta camat setempat untuk menunjuk salah seorang pegawai kecamatan untuk menjadi penjabat sementara.

Nikson Ancam Nonjobkan Kades yang Tak Mampu Selesaikan SPJ Dana Desa 
POS KUPANG.COM/DION KOTA
Kadis PMD Kabupaten TTS, Nikson Nomleni  

Nikson Ancam Nonjobkan Kades yang Tak Mampu Selesaikan SPJ Dana Desa 

POS-KUPANG.COM | SOE -- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) Kabupaten TTS, Nikson Nomleni mengancam akan menonjobkan kepala desa yang tak mampu menyelesaikan SPJ Dana Desa Tahun 2020 pada akhir Mei mendatang.

Dirinya akan meminta camat setempat untuk menunjuk salah seorang pegawai kecamatan untuk menjadi penjabat sementara.

"Hingga hari ini, dari 266 desa di Kabupaten TTS baru 196 desa yang menyelesaikan SPJ Dana Desa tahun 2020. Oleh sebab itu kita dorong agar para kepala desa secepatnya menyelesaikan SPJ tersebut mengingat saat ini sudah bulan Mei. Jika hingga akhir Mei masih ada desa yang belum menyelesaikan SPJ-nya akan kita nonjobkan sementara," ungkap Nikson kepada POS-KUPANG.COM, Senin 17 Mei 2021.

Baca juga: Di Kabupaten TTS, Pawai Takbiran Diganti dengan Pengumuman Keliling, Begini Suasanannya

Ditanya terkait realisasi pencairan dana desa tahap 1, Nikson mengatakan, baru 35 desa yang sudah mencairkan dana desa tahap 1 per hari ini.

Lambatnya realisasi pencairan dana desa tahap 1 dikatakan Nikson terkendala pada lambatnya penyelesaian SPJ dan evaluasi RKPEDES.

Warga Desa Bena di Kabupaten TTS menerima bantuan ikan segar dari Ansy Lema dan KKP.
Warga Desa Bena di Kabupaten TTS menerima bantuan ikan segar dari Ansy Lema dan KKP. (POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA)

Dari 266 desa di kabupaten TTS yang sudah mencairkan dana desa tahap 1-nya baru 35 desa. Realisasi tahap 1 ini sudah termaksud dana Covid 19 sebesar 8 persen dari total dana desa yang diterima setiap desa," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Oetuke, Kecamatan Kolbano, Irwan Sabat mengatakan, sesuai juknis penggunaan dana desa tahun 2021, 8 persen dari total dana desa yang diterima diperuntukkan untuk penanganan Covid 19.

Baca juga: Di Soe - Kabupaten TTS, Shalat Id Dipusatkan di Lapangan Puspenmas

Salah satunya program pemulihan ekonomi masyarakat lewat bantuan langsung tunai (BLT). Namun untuk tahun ini, nominal BLT yang disalurkan per bulan nilainya turun menjadi 300 ribu per bulan selama 12 bulan. 

" Untuk BLT Dana Desa masih tetap ada, namun nilainya turun menjadi 300 ribu perbulan. Untuk kita di Desa Oetuke ada 81 KK penerima bantuan BLT Dana Desa," ungkapnya kepada POS-KUPANG. COM, Minggu (7/3/2021). (Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved