Kadis Kesehatan TTS : Belum Terima Laporan Kejadian Susulan Pasca Penggunaan Vaksin Astrazeneca 

saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan kejadian ikutan pasca pemberian vaksin Astrazeneca.

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Eirene Atte 

Kadis Kesehatan TTS :  Belum Terima Laporan Kejadian Susulan Pasca Penggunaan Vaksin Astrazeneca 

POS-KUPANG.COM | SOE -- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten TTS, dr. Irene Atte mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan kejadian ikutan pasca pemberian vaksin Astrazeneca.

Vaksin Astrazeneca sendiri telah diberikan bagi kelompok Anggota TNI-POLRI di Kabupaten TTS.

"Kalau kita di TTS sejauh ini belum ada laporan kejadian susulan pasca menerima vaksin Astrazeneca. Sejauh ini masih aman," ungkap dr. Irene kepada Pos-Kupang.Com, Minggu 16 Mei 2021.

Baca juga: Di Kabupaten TTS, Pawai Takbiran Diganti dengan Pengumuman Keliling, Begini Suasanannya

Disinggung terkait adanya informasi Balai POM menerbitkan surat penghentian sementara pemberian vaksin AstraZeneca di seluruh Indonesia, dr Irene mengaku sudah mendengar informasi tersebut.

Namun vaksin Astrazeneca yang ditarik hanya yang bernomor bets CTMAV457. Sedangkan yang diterima Kabupaten TTS bukan nomor Bets tersebut sehingga masih aman untuk digunakan.

" Untuk vaksin Astrazeneca kita masih ada 3 vial yang diperuntukkan untuk 30 orang dan akan tetap kita gunakan karena nomor betsnya berbeda dengan yang ditarik pemerintah," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya,  realisasi pelaksanaan vaksinasi vaksin Covid 19 dijabarkan Irene, untuk termin pertama yang diperuntukkan untuk pelayan publik dari target 2.672 penerima, yang telah menerima vaksin sebanyak 2.584 penerima atau 96,70 persen.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19 Jelang Lebaran, Kabupaten TTS Hadang Pengendara di Batu Putih

Sementara itu, pada termin kedua yang diperuntukkan bagi anggota TNI-POLRI, dari target 280 penerima, yang sudah menerima vaksin Astrazeneca sebanyak 224 penerima atau 80 persen.

Sementara pada termin ketiga yang diprioritaskan untuk lansia, dari target 200 penerima, yang sudah menerima vaksin sebanyak 182 penerima atau 91 persen. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM/Dion Kota)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved