Breaking News:

Warga Kabupaten Ende Ditipu Anggota TNI Gadungan, Kapolres : Jangan Cepat Terbuai

Sementara pria yang mengaku anggota TNI bernama Yuliardi, asal, Cindirejo, Blitar Jawa Timur.

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana 

Warga Kabupaten Ende Ditipu Anggota TNI Gadungan,  Kapolres : Jangan Cepat Terbuai

POS-KUPANG.COM | ENDE -- Empat warga di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi korban penipuan oleh seorang pria bernama Yuliardi yang mengaku sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia - Angkatan Laut.

Para korban, antara lain, Kornelis Dote, Empisius Pega Daya, Damianus Wessa warga Desa Kurulimbu dan Albertus Resi warga Desa Sokoria. Sementara pria yang mengaku anggota TNI bernama Yuliardi, asal, Cindirejo, Blitar Jawa Timur.

Yuliardi menjanjikan akan meloloskan keempat korban dalam tes menjadi TNI AD. Untuk meyakinkan korban, Yuliardi menyebut dirinya punya kenalan dan keluarga Jenderal TNI di Surabaya, Jawa Timur.

Baca juga: Kapolres Ende Blusukan Beri Bantuan untuk Korban Bencana Seroja

Kapolres Ende di sela kesibukannya memantau masjid di Ende Jelang shalat Idul Fitri, Rabu 13 Mei 2021.
Kapolres Ende di sela kesibukannya memantau masjid di Ende Jelang shalat Idul Fitri, Rabu 13 Mei 2021. (POS KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI)

Yuliardi kemudian meminta keempat korbannya itu menyerahkan uang untuk digunakan sebagai biaya latihan fisik. Total uang yang diserahkan kepada Yuliardi mencapai kurang lebih Rp. 28 juta.

Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana saat menyerahkan bantuan bagi warga korban bencana Seroja, Sabtu (24/4/2021).
Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana saat menyerahkan bantuan bagi warga korban bencana Seroja, Sabtu (24/4/2021). (POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI)

Sebagian uang tersebut ditabung untuk persiapan biaya perjalanan ketika nanti akan ke Surabaya untuk mengikuti seleksi menjadi anggota TNI AD sampai dengan masuk di Pusdik AD.

Yuliardi bertemu dan berkenalan dengan ke 4 orang anak tersebut dan keluarga sejak bulan Februari 2021, namun Yuliardi berpesan kepada keempat anak tersebut.

Aksi Yuliardi terkuak Senin 10 Mei 2021. Ketika Serma Kelvin Babinsa Kurulimbu dan Bripka Irvan Bhabinkamtibmas Kurulimbu mendapatkan laporan dari masyarakat. Kemudian Serma Kervin Babinsa Kurulimbu melaporkan pengaduan masyarakat tersebut kepada Pasi Intel Kodim 1602/Ende.

Kasatlantas Polres Ende, Iptu Jordi Rahman (kanan)
Kasatlantas Polres Ende, Iptu Jordi Rahman (kanan) (POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA)

Baca juga: Desa Aewora Dapat Penghargaan dari Kapolres Ende Punya Satgas Cegah Corona Pakai 7M

Selasa, 11 Mei 2021 siang, Yuliardi diringkus di Desa Nduaria Kecamatan Kelimutu dan selanjutkan diamankan di Polres Ende untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana, diwawancarai POS-KUPANG.COM, Rabu 13 Mei 2021, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia berpesan agar masyarakat tidak mudah terbuai.

"Masyarakat jangan mudah terbuai dengan hal - hal yang tidak jelas. Penerimaan TNI dan Polri itu sudah secara online, pendaftaran sudah online. Jadi kalau misalnya ada orang menawarkan macam - macam, jangan percaya," tegas Kapolres.

Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana dan Dandim 1602 Ende Letkol Inf Nelson Paido Makmur saat turun ke Desa Tiwu Tewa memantau kondisi Anselmus, Selasa (2/2/2021).
Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana dan Dandim 1602 Ende Letkol Inf Nelson Paido Makmur saat turun ke Desa Tiwu Tewa memantau kondisi Anselmus, Selasa (2/2/2021). (Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana Untuk POS-KUPANG.COM.)

Baca juga: Kapolres Ende AKBP Albertus Andreana: 5 M Mesti Menjadi Pola Hidup di Tengah Pandemi Covid-19

Menurutnya, tersangka sudah diamankan di Polsek Ndona dan keterangan dari pihak Kodim 1602 Ende, tersangka sesungguhnya bukan anggota TNI.

Kapolres juga berpesan jika ditemukan di masyarakat ada lagi bentuk - bentuk penipuan, segera dilaporkan ke pihak Kepolisian. Lanjutnya, pihaknya masih terus mendalami dan melakukan penelusuran kasus tersebut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved