Lebaran 2021

Tiga Alasan Mengapa Idul Fitri di Indonesia Sering Disebut Lebaran

"Selesai dari kemaksiatan-kemaksiatan kita, dari hal-hal yang kurang baik pada diri kita, dari hal-hal negatif yang ada pada diri kita."

Editor: John Taena
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Warga saling bersalaman seusai melaksanakan salat Iduladha di Masjid Raya, Medan, Sumatera Utara, Rabu (5/6/2019). 

POS-KUPANG.COM - Masyarakat di Indonesia sering menyebut Idul Fitri sebagai Lebaran. 

Menyebut Idul Fitri sebagai Lebaran sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat di Indonesia .

Namun, apa sebenarnya makna penyebutan Lebaran ini?

Berikut ini penjelasan Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah IAIN Surakarta, Khasan Ubaidillah MPdI tentang penyebutan Lebaran menurut filosofi orang Jawa.

Khasan mengatakan, jika menarik kata Lebaran dari kosakata masyarakat Jawa, maka bisa diartikan lebar, lebur dan luber.

"Kenapa Idul Fitri di Indonesia sangat identik dengan sebutan Lebaran?"

"Maka sebagai orang Jawa mencoba menarik kata Lebaran ini dari kosakata yang sebenarnya memang ada di masyarakat jawa."

"Paling tidak kita bisa menarik dari kata lebar, kemudian lebur, serta luber," kata Khasan dalam Program Oase di kanal YouTube Tribunnews.com, Jumat (8/5/2021).

Baca juga: 85 Ucapan Selamat Idul Fitri 1442 H, Kata-kata Mutiara Sambut Lebaran 2021 via IG, FB dan WA

1. Lebar

Menurut Khasan, lebar bisa dimaknai dengan, selesai dari kemaksiatan dan hal-hal yang kurang baik dari diri kita.

Kemudian, kita menuju ke hal-hal yang lebih baik yang menyempurnakan kita sebagai manusia.

"Lebar ini coba kita maknai pada sisi positifnya bahwa mari kita berlebaran, lebar, selesai."

"Selesai dari kemaksiatan-kemaksiatan kita, dari hal-hal yang kurang baik pada diri kita, dari hal-hal negatif yang ada pada diri kita."

"Kemudian menuju ke hal-hal yang lebih baik dan menyempurnakan kita sebagai manusia."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved