Breaking News:

Malam Takbiran Telepon Anak Tak Direspon, Perempuan Ini Ternyata Sudah Meninggal Saat Pintu Didobrak

Dari informasi yang dihimpun, anak Almarhumah Sukarti tengah dalam perjalanan dari Sragen menuju Semarang untuk segera menemui ibunya dan anggota kelu

istimewa
Ilustrasi jenasah Sukarti (52), salah satu warga yang tinggal di kawasan Dinar Asri, Meteseh, Tambalang, Kota Semarang 

Kamis, 13 Mei 2021 23:19 WIB
zoom-inlihat fotoAnak Telepon Tak Direspon, Ternyata Ibunya Meninggal, Ketahuan Setelah Tetangga Dobrak Pintu Rumah
NST
ilustrasi jenazah

POS-KUPANG.COM - Sukarti (52), seorang warga yang tinggal di kawasan Dinar Asri, Meteseh, Tambalang, Kota Semarang di ketahui sudah meninggal pada Kamis 13 Mei 2021.

Kematian perempuan paruh baya ini, baru diketahui ketika telepon dari anaknya pada malam takbiran itu tak kunjung dijawab.

Baca juga: Bela Diri Jadi Alasan Chandra Habisi Nyawa Saudaranya di Malam Takbiran, Duel Maut Tak Terelakan

Sukarti (52), nama wanita itu, ditemukan tak bernyawa di atas tempat tidurnya.

Mulanya sama sekali tak ada yang mengetahui. Sampai akhirnya sang anak, yang tinggal di Sragen mengalami kesulitan menghubunginya. Teleponnya tak kunjung diangkat.

Si anak kemudian mengontak tetangga dan menanyakan keberadaan sang ibu.

Kapolsek Tembalang Kompol R Arsadi KS menuturkan bahwa semula anak korban yang tinggal di Sragen mengalami kesulitan menghubungi korban sejak Rabu (12/5/2021) malam atau malam menjelang Lebaran 2021.

Baca juga: Aparat TNI-Polri dan Pemuda Gereja Amankan Pelaksanaan Malam Takbiran di TTU

"Kemudian anak korban menghubungi tetangga untuk memberitahu bahwa korban tidak bisa dihubungi," ungkapnya kepada Tribunjateng.com.

Para tetangga juga curiga. Sebab, Sukarti yang tinggal seorang diri, sama sekali tidak kelihatan keluar rumah sejak pagi hari. Lampu depan rumah juga masih menyala.

Hal itu diungkapkan Slamet (58) seorang tetangga.

Ilustrasi jenasah Sukarti (52), salah satu warga yang tinggal di kawasan Dinar Asri, Meteseh, Tambalang, Kota Semarang
Ilustrasi jenasah Sukarti (52), salah satu warga yang tinggal di kawasan Dinar Asri, Meteseh, Tambalang, Kota Semarang (istimewa)
Halaman
123
Editor: John Taena
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved