Breaking News:

Pelni Waingapu Tidak Layani Penumpang Hingga 17 Mei

adanya mudik Lebaran, maka salah satu kebijakannya dengan tidak mengangkut penumpang hingga 17 Mei 2021.

POS KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
KM. Sabuk Nusantara 43 sandar di Pelabuhan Waingapu, Sumba Timur. Gambar diambil Sabtu 8 Mei 2021. 

Pelni Waingapu Tidak Layani Penumpang Hingga 17 Mei

POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- PT. Pelni (Persero) Cabang Waingapu tidak lagi melayani penumpang kapal Pelni hingga tanggal 17 Mei 2021. Pelarangan mengangkut penumpang ini untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Hal ini disampaikan Kepala PT. Pelni Cabang Waingapu, Saiful Ghouzi, Sabtu 8 Mei 2021.

Menurut Saiful, sesuai edaran baik dari pemerintah pusat dan Provinsi NTT yang mana tidak mengizinkan adanya mudik Lebaran, maka salah satu kebijakannya dengan tidak mengangkut penumpang hingga 17 Mei 2021.

"Jadi kita tidak layani pembelian tiket penumpang sejak tanggal 6-17 Mei mendatang," kata Saiful.

Dijelaskan, upaya itu dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 selama masa Idul Fitri 1442 H.
Pelayanan kapal Pelni tetap beroperasi namun hanya untuk mengangkut logistik. Sedangkan penumpang ada pengecualian.

Baca juga: Ketua DPRD Kabupaten Sumba Timur Minta Percepat Vaksinasi Covid-19

Sementara itu, penerbangan komersial saat ini tidak lagi masuk di Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu, Sumba Timur. Kondisi ini juga berlangsung sejak tanggal 6-17 Mei 2021.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Umbu Mehang Kunda Waingapu, Ir. I. Ketut Gunarsa mengatakan, dengan adanya Peraturan Menteri Perhubungan (Menhub) RI Nomor 13 Tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama masa Idul Fitri 1442 H dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, maka ada pembatasan penerbangan.

Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing,M.Si  menerima bantuan dari PT. Pelni yang disalurkan melalui PT. Pelni Cabang Waingapu.
Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing,M.Si menerima bantuan dari PT. Pelni yang disalurkan melalui PT. Pelni Cabang Waingapu. (Dokumen PT. Pelni)

"Jadi saat ini, untuk penerbangan komersial sudah tidak ada lagi atau pesawat komersial tidak melakukan penerbangan dari dan ke Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu. Secara prinsip bandara tidak ditutup selama masa tersebut," kata Ketut.

Dijelaskan, kondisi itu berlangsung hingga tanggal 17 Mei mendatang.

Baca juga: Stok Pangan di Sumba Timur Masih Cukup

Sedangkan penerbangan yang ada hanya penerbangan perintis dan carter helikopter BNPB.

"Selama masa itu, pesawat yang ada hanya penerbangan perintis dan Carter Helikopter BNPB yang mampir refuelling bahan bakar di Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu," katanya.

Pantauan POS-KUPANG.COM, di Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu tidak penerbangan pesawat komersial. Di terminal keberangkatan maupun kedatangan sepi. Nampak hanya ada petugas Bandara.

Sementara di Pelabuhan Nusantara Waingapu tidak ada kapal penumpang. Di Pelabuhan Rakyat Waingapu terlihat KM. Sabuk Nusantara 43 sedang sandar. Kapal ini sudah sandar di pelabuhan itu sebelum tanggal 6 Mei 2021.

Baca juga: Sekda Harap Program Kotaku di Kota Kupang Mampu Perbaiki Kondisi Ekonomi Masyarakat

Di Kantor PT. Pelni Cabang Waingapu terlihat pengumuman yang ditempel bertuliskan, "Kapal tidak muat penumpang sejak tanggal 1-17 Mei 2021. Di larang mudik".(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved