Breaking News:

Penanganan Covid

12 Kecamatan di Kabupaten Sumba Timur Zona Merah Covid-19, Ketua DPRD Sumba Timur Sebut Fluktuatif

12 Kecamatan di Kabupaten Sumba Timur Zona Merah Covid-19, Ketua DPRD Sumba Timur Sebut Fluktuatif

12 Kecamatan di Kabupaten Sumba Timur Zona Merah Covid-19, Ketua DPRD Sumba Timur Sebut Fluktuatif
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq

Laporan Reporter POS -KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS -KUPANG.COM/WAINGAPU -- Saat ini sudah 12 kecamatan di Kabupaten Sumba Timur yang menjadi daerah zona merah atau terdapat kasus Covid-19. Kasus Covid-19 terbanyak di Kecamatan Kota Waingapu dan Kecamatan Kambera.

Informasi dan data yang diperoleh dari Posko Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumba Timur, Jumat (6/5/2021) malam menyebutkan, kasus Covid-19 di Sumba Timur sudah menyebar di 12   kecamatan.

Ke-12 kecamatan itu adalah Kecamatan Kota Waingapu, Kambera, Tabundung, Pandawai, Umalulu, Pahunga Lodu, Kanatang, Lewa, Karera, Mahu, Haharu dan Kecamatan Nggaha Ori Angu.

Kecamatan yang memiliki kasus terpapar Covid-19 terbanyak ada di Kecamatan Kota Waingapu yakni sebanyak 133 kasus, diikuti Kecamatan Kambera 84 kasus, Tabundung 24 kasus, Pandawai 16 kasus, Umalulu 15 kasus, Pahunga Lodu 13 kasus, Kanatang 7 kasus, Lewa 4 kasus, Karera 3 kasus. Sedangkan Kecamatan, Mahu, Haharu dan Kecamatan Nggaha Ori Angu masing-masing terdapat satu kasus.

Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M:
Wajib memakai masker,
Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan
Wajib mencuci tangan dengan sabun 

Baca juga: Info Sport: Seleksi Alam di Persipura, Pelatih Jacksen Yakin Mana Pemain Bisa Tampil di Piala AFC

Baca juga: Raffi Ahmad Targetkan RANS Cilegon FC Tembus Liga 1, Rekrut 2 Mantan Pemain Timnas U-19 Indonesia

Total pasien positif Covid-19 di Sumba Timur 1.310 kasus. Dari 1.310 kasus itu, 968  kasus dinyatakan sembuh, 40 kasus meninggal dunia dan masih 302  yang dirawat.

Sampel yang diambil untuk diperiksa secara Tes Cepat Molekuler (TCM), Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun rapid antigen sebanyak 7.891 sampel, jumlah sampel yang terkonfirmasi positif sebanyak 2.023 sampel dan 5.868 sampel negatif. Sementara 24 sampel dikirim untuk diperiksa secara TCM dan PCR belum ada hasil.

Baca juga: Daftar Nama Termasuk Pemain Bali United, Ini 5 Nama Baru Dipanggil Shin Tae-yong ke TC Timnas

Baca juga: Info Sport: Putus Kontrak Usai Piala Menpora, Pemain Afghanistan Farshad Noor Kian Oke

Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq mengatakan, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur selalu fluktuatif, yakni ada penambahan kasus baru dan juga ada kasus yang sembuh. Sedangkan kasus kematian juga sudah cukup tinggi.

"Kita harapkan adanya kesadaran seluruh masyarakat tentang pentingnya disiplin terhadap protokol kesehatan. Kalau kita semua taat tentu bisa menekan laju kasus dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19," kata Ali Fadaq.

Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq
Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq (POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU)
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved