Breaking News:

Gubernur Viktor Laiskodat Kembali Warning Kepala Daerah : Refocusing Jangan Jadi Alasan 

keadaan extraordinary akibat pandemi covid-19, maka perlu upaya extraordinary pula untuk menggerakan ekonomi. 

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat Rapat Kerja bersama para Bupati/Walikota dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)  di ruang rapat Gubernur, Kamis 6 Mei 2021 

Gubernur Viktor Laiskodat Kembali Warning Kepala Daerah : Refocusing Jangan Jadi Alasan 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat meminta para bupati/Walikota se-NTT agar memacu belanja APBD di atas 50 persen pada akhir kuartal II tahun 2021. 

Menurut Gubernur Viktor Laiskodat, dalam keadaan extraordinary akibat pandemi covid-19, maka perlu upaya extraordinary pula untuk menggerakan ekonomi. 

Dalam keterangan pers Pemerintah Provinsi NTT yang diterima POS-KUPANG.COM, Kamis, 6 Mei 2021, Gubernur Viktor Laiskodat menyinggung keseriusan Presiden Jokowi dalam upaya penanganan Covid-19. 

"Presiden Jokowi serius sekali agar covid-19 jangan sampai melonjak drastis karena punya dampak ekonomi.  Hal ini akan buat negara-negara lain takut masuk ke Indonesia untuk investasi," ujar Gubernur Viktor Laiskodat saat memberikan arahan pada Rapat Kerja bersama para Bupati/Walikota dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)  di ruang rapat Gubernur, Kamis 6 Mei 2021

Menurut dia, jika tidak ada investasi asing maka, pemerintah hanya berharap kepada seluruh APBN dan APBD sebagai tiang penyangga dan penggerak ekonomi.

Baca juga: Golkar Umumkan Dua Nama Bakal Calon Gubernur NTT, Ketua Bapilu : Jangan Pilih Kucing Dalam Karung 

Pada rapat yang dihadiri Ketua DPRD NTT,  Kapolda NTT,  Danrem Wirasakti 161 Kupang,  Danlanud El Tari Kupang, Kabinda NTT, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT,  Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang,  Sekretaris Daerah NTT, para staf khusus Gubernur dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov NTT secara langsung dan para Bupati/Walikota se-NTT secara daring itu, dibahas tiga hal yakni penanganan covid-19, progres penyerapan APBD Kabupaten/Kota dan perizinan dalam rangka investasi

Menurut Gubernur Viktor Laiskodat, refocusing tidak boleh jadi alasan realisasi anggaran yang rendah. Karena refocusing bukan merupakan hal baru dan sudah beberapa kali dilakukan.  

"Masa sudah beberapa kali melakukan refocusing, belum juga paham dan pintar. Saya minta kita sudah masuk kuartal II, penyerapan anggaran harus ada di atas 50 persen pada akhir kuartal II. Ada Kapolda dan Wakajati,  harus kerja sama dalam sebuah kelembagaan untuk mendorong realisasi baik APBN maupun APBD di seluruh NTT sehingga mampu jadi penopang utama saat pandemi covid-19 seperti ini," ujar Gubernur Viktor Laiskodat. 

Terkait dengan perizinan untuk investasi, Gubernur Viktor Laiskodat juga meminta agar diambil langkah-langkah extraordinary karena saat ini daerah sedang berada dalam bencana global akibat pandemi covid-19. Ia menekankan, jika dalam 3 bulan tidak ada geliat meski sudah diberi izin maka izin tersebut dapat dicabut kembali.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved