Breaking News:

Berita Belu Bersinar

Bupati Belu Gelar Coffee Morning dengan Wartawan

Bupati Belu, dr. Agus Taolin, Sp.PD dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, MM menggelar coffee morning dengan wartawan yang bertugas di Kabupaten

POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
BUPATI DAN WAKIL BUPATI--Bupati Belu, dr. Agus Taolin, Sp.PD dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, MM saat menggelar coffee morning dengan wartawan yang bertugas di Kabupaten Belu, di Hotel Matahari Atambua, Jumat (7/5/2021). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA-----Bupati Belu, dr. Agus Taolin, Sp.PD dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, MM menggelar coffee morning dengan wartawan yang bertugas di Kabupaten Belu, di Hotel Matahari Atambua, Jumat (7/5/2021).

Kegiatan ini sebagai momentum perkenalan dan juga menyampaikan usul saran dan kritikan antara kedua pihak yakni pemerintah dan wartawan. Acara coffee morning ini selain agenda yang sudah direncanakan Dinas Kominfo juga sebagai tindak lanjut dari sikap kekecewaan wartawan terhadap Bupati Belu, dr. Agus Taolin serta ruang bagi Bupati Belu menyampaikan klarifikasi.

Acara dipandu Kadis Kominfo Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin. Hadir saat itu, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu, Christoforus M. Loe Mau, Plt. Direktur PDAM dan Plt Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Jhony Martins dan PLT Kadis Perhubungan, Siktus Parera. 

Pada kesempatan itu, Bupati Belu, Agus Taolin mengatakan, dirinya menempatkan profesi wartawan yang setinggi-tingginya termasuk profesi lain seperti dokter, pengecara dan lain sebagainya.

Bupati juga menyampaikan, dirinya  tidak sedikit pun melecehkan profesi wartawan, membatasi ruang kerja wartawan dan mengintimidasi. 

"Saya tidak sedikitpun melecehkan profesi wartawan. Tolong catat dan ikuti kepemimpinan kami selama tiga tahun kedepan. Kami selalu terbuka dan menerima kritik. Kritik itu pemicu bagi kami untuk kami terus bekerja dengan baik. Kalau pujian berlebihan nanti kita jatuh", ungkap Bupati Agus Taolin.

Menurut Agus Taolin, kejadian yang terjadi selama ini dengan para wartawan merupakan suatu dinamika yang perlu dievaluasi baik ia sebagai bupati maupun wartawan. Lewat acara coffee morning tersebut Bupati bisa mendapatkan masukan dari para wartawan dan sebaliknya wartawan juga bisa menyesuaikan dengan gaya dan irama kepemimpinannya. 

Dengan demikian, masing-masing pihak selalu menghormati profesi, manjaga kemitraan dan saling supor untuk membangun Kabupaten Belu.

Bupati secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada wartawan RRI, Febi Leo Lede atas kejadian yang terjadi di PLBN Motaain dua hari lalu. Katanya, ia tidak bermaksud mengatur wartawan apalagi melecehkan wartawan, tapi saat itu hanya tindakan spontanitas. Bupati hanya mengingatkan soal etika dan sopan santun ketika wawancara nara sumber. 

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved