Breaking News:

Peneliti Hama Sebut Belalang Kembara Bisa Diatasi Kalau Diantisipasi Sejak Awal 

Kalau masih sedikit biasanya masih bisa diatasi tapi kalau sudah bergerombol banyak begitu sudah sulit untuk dikendalikan

Peneliti Hama Sebut Belalang Kembara Bisa Diatasi Kalau Diantisipasi Sejak Awal 
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Peneliti hama sekaligus dosen Faperta Undana, Ir. Lince Mukkun, MS.,Ph.D

Peneliti Hama Sebut Belalang Kembara Bisa Diatasi Kalau Diantisipasi Sejak Awal 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Salah satu peneliti hama sekaligus dosen Fakultas Pertanian Undana, Ir. Lince Mukkun, MS.,Ph.D mengatakan, hama belalang yang menyerang Sumba saat ini sebenarnya bisa diatasi jika antisipasi penanganannya dilakukan sejak awal.

"Kalau masih sedikit biasanya masih bisa diatasi tapi kalau sudah bergerombol banyak begitu sudah sulit untuk dikendalikan. Pakai pestisidapun percuma karena setelah disemprot kan terbang lagi," katanya pada Rabu 05 Mei 2021.

Berdasarkan pengalaman penelitiannya di lapangan, Lince mengungkapkan, belakang hanya terbang pada siang hari sedangkan pada malam hari, hama ini bersembunyi dibalik rumpun rumput dan pepohonan.

Oleh karena itu, untuk menangkap hama ini, jelasnya, lebih mudah dilakukan pada malam hari.

Baca juga: Pengendalian Belalang di Sumba Timur - Ali Fadaq Minta Dilakukan Secara Masif

"Yang masih muda, belum tumbuh sayap biasanya dibawah rumpun rumput atau dibawah pohon yang masih pendek tapi kalau sudah dewasa biasanya bertengger di pohon - pohon," kata Lince.

"Kalau masih dalam bentuk nimfa (belum tumbuh sayap) biasanya masih di bawah tanah, mungkin masih bisa disemprot pestisida atau ditangkap. Tapi kalau sayapnya sudah terbang tinggi bisa terbang berkilo - kilo meter," lanjutnya.

Warga sedang mempersiapkan obat untuk menyemprot hama belalang di wilayah Tanambanas, SumbaTengah.
Warga sedang mempersiapkan obat untuk menyemprot hama belalang di wilayah Tanambanas, SumbaTengah. (Foto Kadis Pertanian Sumba Tengah untuk POS-KUPANG.COM)

Menurut Lince, mestinya pengetahuan tentang perkembangan belalang ini ditingkatkan karena belalang biasanya menetas diawal musim hujan

"Jadi, harusnya pemantauan terhadap populasi sudah dimulai sejak itu, petani bisa mengumpulkan secara manual. Harusnya sudah bisa dikendalikan, jangan tunggu dia dewasa dulu," jelasnya.

Baca juga: Kendalikan Belalang -- Dinas Pertanian dan Pangan Sumba Timur Terapkan Sistem Shift

Lanjut Lince, pemantauan perkembangan hama itu penting baik hama belalang maupun hama lainnya sehingga baik dari pemerintah maupun dari petaninya sendiri sudah mulai berpikir apa yang harus dilakukan ketika populasi belalang mulai ada.

Halaman
12
Penulis: Michaella Uzurasi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved