Breaking News:

Yayasan Fren & ChildFund Internasional Gelar Pelatihan Dukungan Psikososial Korban Bencana Adonara

Yayasan Fren & ChildFund Internasional gelar Pelatihan dukungan psikososial korban bencana Adonara

POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Yayasan Fren & ChildFund Internasional memberj pelatihan dukungan psikososial dan child safeguarding bagi relawan yang dilaksanakan di aula Saron Keuskupan Larantuka 

Yayasan Fren & ChildFund Internasional gelar Pelatihan dukungan psikososial korban bencana Adonara

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA- Yayasan Fren & ChildFund Internasional memberi pelatihan dukungan psikososial dan child safeguarding bagi relawan yang dilaksanakan di aula Saron Keuskupan Larantuka, 3-5 Mei 2021.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Flores Timur, Abdur Razak Jakra, dalam sambutan mewakili bupati Flores Timur, mengatakan pemerintah daerah menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang dikolaborasi oleh dinas pemberdayaan penduduk dan KB, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Aksi kemananusiaan ini merupakan bagian dari respon cepat yang diberikan oleh relawan Fren & ChildFund International yang terhimpun dalam sahabat seroja. Hal ini, kata dia, telah masuk dalam sistem penanganan bencana yang dibangun akibat badai siklon tropis seroja yang menerjang wilayah Flores Timur, Minggu (4/4/2021) lalu.

Baca juga: YSSP Dampingi Korban Pemerkosaan dan Penyekapan di Tuapakas

Baca juga: Larangan Mudik, Citilink Hanya Layani Kargo

"Semoga hal ini bermanfaat bagi masyarakat khususnya korban bencana di Adonara dan anak-anak segera pulih dan boleh melakukan aktifitas seperti sedia kala," ujarnya kepada wartawan, Rabu (5/5/2021).

Ia mengatakan, Pemda Flotim berterima kasih kepada ChildFund International dan yayasan Fren yang telah berkolaborasi membantu Pemda menangani korban bencana alam.

"Syukur karena kita diperkenalkan berbagai hal yang berkaitan dengan Psikososial terutama pada anak. Pak Bupati mengharapkan agar semua peserta intens mengikuti kegiatan dengan menunjukkan atensi yang tinggi terhadap pemaparan materi dan pelatihan," katanya.

Sementara itu, Project Coordinator Yayasan Fren, Maria M. Pelapadi mengatakan kemitraan Yayasan Fren dengan Childfund International melalui kerja pemenuhan hak anak, perlindungan anak serta penguatan anak dan orang muda.

Baca juga: Ganjar Pranowo & Anies Baswedan Kejar-kejaran di Survei Pilpres 2024, Prabowo Anjlok Terancam Gagal?

Baca juga: Bupati Edi Endi Dorong Ruang Publik Pantai 75 Hektare Bagi Warga Labuan Bajo

Menurut dia, tidak semua relawan memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang prinsip dasar psikososial serta pemahaman tentang perlindungan anak dalam situasi emergency, maka Yayasan Fren didukung ChildFund International di Indonesia bersama Dinas P2KBP3A Kabupaten Flores Timur menyelenggarakan pelatihan bagi relawan tentang dukungan psikososial dan child safeguarding sebagai salah satu solusi efektif.

Ia menjelaskan, tujuan kegiatan itu untuk meningkatkan pemahaman tentang dukungan psikososial bagi anak dan penerapannya dalam sebuah kegiatan kemanusiaan serta meningkatkan pemahaman peserta tentang child safeguarding dalam situasi bencana.

Untuk diketahui, kegiatan ini diikuti Dinas P2KBP3A, BPBD, Dinsos, Unit Layanan Disebilitas (ULD), Yaspensel dan YPPS, Karitas Larantuka, Yayasan Karya Peduli, LKS, PMKRI dan YTTB. Hadir juga Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Flores Timur, Sri Ardi Rahaju. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)

Berita Adonara

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved