Breaking News:

Rumah Bagi Korban Bencana di Waesesa Lembata Direncanakan Tuntas Bulan Agustus

Rumah bagi korban bencana di Waesesa Kabupaten Lembata direncanakan tuntas bulan Agustus

POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
Rapat bersama Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur secara virtual di Ruang Rapat Kantor Bupati, Senin, 3 Mei 2021 

Rumah bagi korban bencana di Waesesa Kabupaten Lembata direncanakan tuntas bulan Agustus

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA-Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kabupaten Lembata Maria Goreti menjelaskan PT Adhikarya menargetkan rumah untuk korban bencana akan tuntas pada Agustus 2021. Oleh karena itu, perusahaan meminta supaya pemerintah daerah menyiapkan lahan relokasi untuk pemukiman.

Hal ini disampaikan Maria Goreti saat rapat bersama Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur secara virtual di Ruang Rapat Kantor Bupati, Senin, 3 Mei 2021.

Sampai dengan Senin kemarin, sudah ada 6,76 hektar lahan di areal Waesesa yang dihibahkan oleh warga desa Tanjung Batu yang punya lahan di sana. Lahan lainnya seperti di Muroona untuk warga di wilayah Ile Ape Timur juga masih dalam proses pengumpulan dokumen.

Baca juga: Promo Hypermart Rabu 5 Mei 2021, Keju Cheddar Kraft Diskon 10%, Marjan Sirup Harga Spesial

Baca juga: Jelang Hari Raya Idul Fitri, Tokoh Agama Islam Kota Kupang Silaturahmi ke Polda NTT

Hingga senin kemarin, Maria Goretti mengungkapkan, pembangunan dua unit rumah sudah pada tahap pemasangan tembok.

Berikutnya, sesuai arahan dari Kementerian PUPR, rumah ketiga dan keempat akan didirikan di areal pemukiman pintu masuk.

Sementara itu, material RISHA diperkirakan akan tiba di Lembata pada 13 Mei 2021.

Sementara itu, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur menjelaskan bahwa 700 unit rumah tahap awal akan diprioritaskan diberikan kepada korban yang rumahnya hilang atau mengalami rumah rusak berat yang menyebar di beberapa desa di Lembata.

Baca juga: 10 Peserta Rebut Kursi Direktur Perumda Air Minum Tirta Komodo Manggarai, Siapa Saja Mereka?

Baca juga: Ibu-ibu di Kiritana Sumba Timur Teteskan Air Mata Saat Dengar Suara Hati Kepala KPPN Waingapu

Menurut dia, bantuan rumah tidak hanya berasal dari Kementerian PUPR saja, ada juga bantuan dari BNPB untuk korban pada sebulan yang lalu.

"Namanya relokasi desa, jadi jangan pulang lagi. Rumah juga diserahkan kepada negara kecuali tanah. Perlu sosialisasi ini. Pemda siap 50 hektar di Waijarang atau lebih bagi desa Ile ape dan Ile Ape timur yang tidak punya lahan," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Berita Kabupaten Lembata

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved