Breaking News:

Ketua DPRD Ngada Minta Pemda Sikapi Masalah Puluhan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

Ketua DPRD Ngada, Bernandinus Dhey Ngebu meminta kepada pemerintah supaya segera menyikapi masalah yang dihadapi para petani sawah

POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Bernandinus Dhey Ngebu. 

POS-KUPANG.COM | BAJAWA-Ketua DPRD Ngada, Bernandinus Dhey Ngebu meminta kepada pemerintah supaya segera menyikapi masalah yang dihadapi para petani sawah yang terncam gagal panen hampir di semua wilayah Kabupaten Ngada.

Pasalnya, masalah gagal panen yang dialami oleh para petani juga merupakan salah satu rangkaian bencana alam yang disebabkan oleh badai seroja.

"Saya kira masalah yang dihadapi para petani sawah termasuk dalam komponen bencana alam, sehingga hemat saya pemerintah kabupaten Ngada segera menyikapi dengan serius," ujar Bernandinus kepada Pos Kupang saat ditemui di Kantor DPRD Ngada pada, Selasa (4/5/2021).

Bernandinus berharap kepada pemerintah daerah supaya segera memberikan bantuan dalam bentuk apapun sehingga dapat membantu para petani apabila nantinya mereka gagal panen.

Baca juga: Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Capres

Baca juga: IOM Berikan MHPSS Multi-Layered Pada Pengungsi Afghanistan di Kupang, Provinsi NTT

"Mungkin bukan saja para petani sawah di persawahan Ogi saja tapi juga seluruh para petani sawah di seluruh wilayah Kabupaten Ngada," ungkapnya.

Untuk memudahkan nantinya dalam penyaluran bantuan, kata Bernandinus, pemerintah daerah harus segera mendata semua para petani sawah yang terdampak agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

"Memang kemarin sudah ada bantuan sementara, tapi itu hanya sementara saja, tapi ini kalau padi sawah mereka nantinya terancam gagal panen, maka persediaan pangan tidak ada," ujarnya.

Bernandinus mengatakan, pemerintah daerah memang harus segera memberikan pertimbangan kepada DPRD supaya antara kedua lembaga tersebut segera mencari jalan keluar untuk dapat mengatasi masalah yang dihadapi oleh para petani, sembari juga berhara agar pemerintah provinsi dan pusat juga dapat membantu.

Baca juga: Restorasi Pendidikan NTT Menuju Generasi Emas 2045

Baca juga: Karyawan-Perusahaan Saling Support

"Sehingga kita segera mencari model bantuan seperti apa, agar tidak salah menurut aturan. Kita berbuat untuk membantu tetapi bantuan yang diberikan itu tidak menyalahi aturan," ungkapnya.

Diberitakan Pos Kupang sebelumnya, puluhan hektar sawah yang berada di daerah persawahan Ogi, Kelurahan Faubata, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada diserang hama. Hama yang menyerang padi milik masyarakat tersebut adalah hama blas daun dan leher.

Halaman
12
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved