Breaking News:

Jadi Saksi Kasus Habib Rizieq Shihab di Pengadilan, Jakwa Bawa Dua Wartawan dan 3 Saksi Ahli, Siapa?

Hari ini, Rabu 5 Mei 2021, PN Jakarta Timur menggelar sidang lanjutan kasus pelanggaran protokol kesehatan dengan Rizieq Shihab sebagai tersangka.

Tribunnews.com
Habib Ali dan Haris Ubaidillah mengipasi Rizieq Shihab dengan map saat terjadi adu mulut antara Rizieq Shihab dengan jaksa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis 22 April 2021. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Hari ini, Rabu 5 Mei 2021, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur kembali menggelar sidang lanjutan kasus pelanggaran protokol kesehatan dengan Rizieq Shihab sebagai terdakwa.

Dalam sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tiga saksi ahli dan dua saksi fakta atas kasus pelanggaran prokes oleh mantan Ketua Umum FPI (Front Pembela Islam) Habib Rizieq Shihab.

Dari lima saksi tersebut, Jaksa Penuntut menghadirkan tiga saksi ahli untuk memberi keterangan terkait perkara tes swab Rizieq di RS UMMI Bogor yang diduga ditutupi dari Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Kedua saksi tersebut, yakni Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono, dan Pakar Sosiologi Hukum Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah.

Sementara satu saksi ahli lain belum diketahui identitasnya karena hingga sidang dimulai sekira pukul 09.20 WIB, anggota JPU menyatakan saksi ahli yang hendak didengarkan keterangannya itu, masih dalam perjalanan.

"Kami memanggil (saksi) ahli tiga orang, lalu saksi fakta dua orang," kata anggota JPU saat menjawab pertanyaan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu 5 Mei 2021.

Tayangan sidang kasus kerumunan warga di Petamburan dan Megamendung beragenda pemeriksaan saksi ahli dari JPU dalam kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (29/4/2021).
Tayangan sidang kasus kerumunan warga di Petamburan dan Megamendung beragenda pemeriksaan saksi ahli dari JPU dalam kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis 29 April 2021. (TribunJakarta.com/Bima Putra)

Dua saksi fakta yang dimaksud adalah dua wartawan yang berasal dari dua TV swasta.

Pada awalnya, kedua wartawan ini hendak dihadirkan namun karena keterangan yang dibutuhkan sudah memadai sehingga kehadiran wartawan itu ditangguhkan.

"Kedua wartawan itu dihadirkan sebagai saksi, karena TV tempatnya bekerja menayangkan video testimoni terdakwa tes swab di RS UMMI lainnya, Hanif Alatas terkait kondisi Rizieq saat dirawat di RS UMMI Bogor."

Video testimoni tersebut berisi keterangan bahwa Rizieq dalam kondisi sehat, sementara saat dirawat di RS UMMI Bogor pada November 2020 lalu Rizieq diketahui terkonfirmasi Covid-19.

Keterangan pada video itu membuat Hanif Alatas didakwa ikut menyebarkan berita bohong sehingga disangkakan Pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Pemberitahuan Berita Bohong.

Halaman
1234
Editor: Frans Krowin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved