Breaking News:

Ini Yang Diambil Pemkab Manggarai Untuk Menekan Penyebaran Covid-19 di Hari Raya Idul Fitri

Ini Yang Diambil Pemkab Manggarai Untuk Menekan Penyebaran Covid-19 di Hari Raya Idul Fitri

POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut, SH. 

Ini Yang Diambil Pemkab Manggarai Untuk Menekan Penyebaran Covid-19 di Hari Raya Idul Fitri

POS-KUPANG.COM | RUTENG---Pemkab Manggarai melalui Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai mengambil langkah-langkah guna menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Manggarai di saat hari raya idul Fitri tahun 2021 ini.

Wakil Bupati (Wabup) Manggarai, Heribertus Ngabut, SH kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (5/5/2021) mengatakan, untuk sementara ini untuk warga Manggarai dalam kondisi aman, namun ada dugaan warga yang datang dari luar daerah yang membawa virus Covid-19.

Terkait Mudik lebaran, Kata Wabup Heribertus, Pemerintah Daerah tentu melarang warga untuk melakukan mudik lebaran. Hal ini juga berdasarkan instruksi pemerintah pusat guna memutuskan mata rantai penularan Covid-19.

Baca juga: Rumah Bagi Korban Bencana di Waesesa Lembata Direncanakan Tuntas Bulan Agustus

Baca juga: Promo Hypermart Rabu 5 Mei 2021, Keju Cheddar Kraft Diskon 10%, Marjan Sirup Harga Spesial

Dikatakan Wabup Heribertus, Pemerintah Daerah tentu mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan cara 5 M yakni mencuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas yang tidak diperlukan.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lody Moa, juga menambahkan, belum ada klaster baru Covid-19 baik dibiara-biara atau sekolah-sekolah. Untuk sementara terjadi sebelumnya ada klaster sekolah yakni SMA St Fransiskus Ketang dan siswa penghuni asrama SMAK St Klaus Kuwu.

Selain itu ada klaster biara yakni Biara OSM dan Fransiskan dengan jumlah kasus sebanyak 43 orang penghuni kedua biara itu positif Covid-19.

Baca juga: 10 Peserta Rebut Kursi Direktur Perumda Air Minum Tirta Komodo Manggarai, Siapa Saja Mereka?

Baca juga: Ibu-ibu di Kiritana Sumba Timur Teteskan Air Mata Saat Dengar Suara Hati Kepala KPPN Waingapu

Dikatakan Lody, setelah terjadinya kasus Covid-19 di kedua biara itu, Satgas Covid-19 melakukan tracing, namun untuk sementara tidak ditemukan klaster baru lagi Covid-19 baik di sekolah maupun biara-biara.

Lody juga mengatakan, sumber penularan Covid-19 di Kabupaten Manggarai, selain penyebaran melalui pelaku perjalan, Satgas Covid-19 juga mendekteksi sumber penularan berasal dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat melakukan isolasi mandiri di rumah.

Terkait persoalan ini, kata Lody, berdasarkan hasil pertemuan Satgas akan diaktifkan kembali Wisma Atlet Golo Dukal sebagai tempat karantina terpusat pasien Covid-19. Selain itu Satgas Covid-19 juga terus melakukan kontak tracing dan penularan Covid-19 demi menekan penyebaran Covid-19 bagi warga di Kabupaten Manggarai.

Lody juga menjelaskan, informasi Monitor Harian Covid-19 Kabupaten Manggarai hingga Selasa, 4 Mei 2021, kasus Konfirmasi Positif Covid-19 sejumlah 2.104 kasus. Dengan rincian berdasarkan Rapid Diagnostic Test (RDT) Antigen Kasus Konfirmasi sebanyak 1. 907 orang, sedang Isolasi 160 orang, sembuh 1. 739 dan meninggal dunia sebanyak 8 orang.

Sedangkan positif Covid-19 berdasarkan RT-PCR dan TCM berjumlah 197 dimana dirawat/sedang Isolasi 1 orang, sembuh 180 orang dan meninggal dunia 16 orang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Berita Kabupaten Manggarai

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved