Breaking News:

Hakim Tegur Pengacara Rizieq Shihab yang Putar Video Presiden Jokowi di Maumere: Ini Salah Sasaran

Selain agenda sidang kasus kerumunan terdakwa Habib Rizieq Shihab hari ini, Rabu 5 Mei 2021, sidang juga telah dilaksanakan hari sebelumnya.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Habib Rizieq Shihab saat diperiksa kesehatan oleh polisi di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. 

Setelah menampilkan video, anggota tim kuasa hukum Rizieq bertanya pendapat dan perbedaan penanganan proses kerumunan di Maumere dengan kasus Petamburan dan Megamendung.

"Untuk (kasus kerumunan warga di) Maumere itu apakah pernah mendengar dibawa ke ranah hukum," katanya.

Mendengar pertanyaan tersebut, Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa lalu menegur anggota tim kuasa hukum Rizieq karena menilai pertanyaan yang diajukan tidak seusai untuk diajukan ke saksi ahli.

Suparman Nyompa mengatakan pertanyaan tersebut harusnya diajukan ke saksi fakta, bukan saksi ahli yang memberi keterangan berdasar bidang keilmuan mereka kuasai.

"Ini bukan (saksi) fakta lagi," kata Suparman.

Anggota tim kuasa hukum Rizieq tidak sependapat dengan Majelis Hakim karena merasa pertanyaan masih dalam konteks keilmuan epidemiologi yang dimiliki Hariadi dan Panji.

"Secara keilmuan yang mulia, saya bicara keilmuan," jawab anggota JPU.

Suparman lalu menjelaskan bahwa pertanyaan yang diajukan anggota tim kuasa hukum Rizieq tersebut merupakan pengetahuan umum, bukan bidang epidemiologi dimiliki saksi ahli.

"Kalau seperti itu tidak perlu ahli epidemiologi yang menjelaskan, itu pengetahuan umum saja itu sebenarnya. Pengetahuan umum, orang tahu secara umum. Di pembuktian itu hal-hal yang diketahui umum tidak perlu ditanyakan lagi," kata Suparman.

Mendengar penjelasan, anggota tim kuasa hukum Rizieq akhirnya menerima dan mengganti pertanyaan yang diajukan kepada Hariadi dan Panji.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved