Breaking News:

Berita Kupang Kota Kasih

Dua Menteri Kabinet Kerja Presiden Jokowi Pantau Penanganan Stunting di Kota Kupang,Simak Beritanya

Dua Menteri Kabinet Kerja Presiden Jokowi Pantau Penanganan Stunting di Kota Kupang, Simak Beritanya

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Ferry Ndoen
Doc PROKOMPIM KOTA 
PANTAU STUNTING -- Dua Menteri Kabinet Indonesia Maju, turun langsung memantau penanganan stunting di Kota Kupang, Senin (3/5).   

Menurutnya dengan sumber daya alam yang ada di NTT seperti ikan, kelor dan sorgum sebagai makanan pengganti nasi harusnya tidak ada kasus stunting di daerah ini.

Apresiasi juga disampaikan Menteri PPPA kepada PKK dan para kader posyandu yang tidak pernah lelah dan terus belajar meningkatkan kapasitas diri untuk menangani stunting di NTT lebih baik lagi. Diakuinya salah satu hak dasar anak adalah hak tumbuh kembang yang pemenuhannya menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, pemda dan masyarakat. 

Ketua TP PKK Provinsi NTT, Ny Julie Sutrisno Laiskodat mengakui sejak dilantik sebagai Ketua TP PKK Provinsi NTT pada tahun 2019 lalu, fokus mereka adalah menangani stunting dan gizi buruk di NTT yang angkanya menempati peringkat pertama secara nasional.

Salah satunya adalah dengan memberdayakan potensi lokal yang ada seperti kelor. Selain itu menurutnya untuk penanganan stunting di NTT perlu juga peningkatan kapasitas SDM yang handal. Sejak dua tahun lalu TP PKK Provinsi NTT sudah menentukan dua desa/kelurahan contoh dari masing-masing kabupaten/kota.

Di desa/kelurahan contoh ini PKK Provinsi NTT melakukan intervensi berupa PMT selama 20 hari setiap bulan bagi ibu hamil,ibu menyusui, bayi, balita, anak PAUD dan SD. Untuk penyediaan PMT ini mereka memberdayakan ibu-ibu yang ada di lingkungan tersebut dengan tujuan untuk sedikit membantu perekonomian rumah tangga mereka.

Ketua TP PKK Kelurahan Lasiana, Ny Yeni Bentura Funay menyampaikan terima kasih kepada kedua menteri yang meski di tengah kesibukan berkesempatan mengunjungi mereka di Lasiana. Terima kasih juga disampaikannya kepada PKK Provinsi NTT dan PKK Kota Kupang yang telah memberikan bantuan kepada mereka selama ini lewat PMT.

Sementara itu Ketua TP PKK Kelurahan Manutapen, Ny. Marlin Ekaningsih Seme mengakui untuk penanganan stunting mereka membutuhkan dukungan baik dari pemerintah pusat, provinsi NTT dan Pemkot Kupang. Salah satunya untuk mengatasi kendala fasilitas yang terbatas, sperti gedung untuk posyandu dan alat timbang yang sudah rusak.

Dalam kunjungan tersebut kedua menteri juga berkesempatan menyerahkan bantuan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi NTT dan sejumlah donator seperti Baznas dan Danone bagi anak-anak yang sedang menjalani perawatan akibat stunting.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati).

PANTAU STUNTING -- Dua Menteri Kabinet Indonesia Maju, turun langsung memantau penanganan stunting di Kota Kupang, Senin (3/5).  
PANTAU STUNTING -- Dua Menteri Kabinet Indonesia Maju, turun langsung memantau penanganan stunting di Kota Kupang, Senin (3/5).   (Doc PROKOMPIM KOTA )
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved