Bupati Simon "Cuci Pikiran" 163 Lulusan STKIP Sinar Pancasila, Betun
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Sinar Pancasila Betun, Kabupaten Malaka untuk kesekian kalinya melepas lulusannya. Untuk tahun 20
Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
Bupati Simon "Cuci Pikiran" 163 Lulusan STKIP Sinar Pancasila, Betun
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong
POS-KUPANG.COM I BETUN--Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Sinar Pancasila Betun, Kabupaten Malaka untuk kesekian kalinya melepas lulusannya. Untuk tahun 2021 ini lembaga tersebut melepas 163 lulusannya yang berasal dari 3 Program Studi yakni PGSD, Geofrafi dan Bahasa Indonesia.
Terhadap para lulusan ini, Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH yang diundang hadir untuk menyampaikan pesan dan harapannya. Bupati Simon "mencuci pikiran" para lulusan bahwa jangan pernah berhenti belajar Karena orang pintar itu dihasilkan dengan banyak membaca dan menulis.
Bupati Malaka, Simon Nahak dalam sambutannya pada Rapat Senat Terbuka STIKIP Sinar Pancasila Betun, Rabu (5/5) menegaskan bahwa menjadi orang berkualitas itu hanya bisa dihasilkan dengan belajar dari waktu ke waktu.
Dirinya mengajak para mahasiswa, wisudawan dan para dosen agar supaya jangan pernah berhenti belajar sampai kapanpun.
Dikatakan Bupati Malaka yang juga dosen Ilmu Hukum Universitas Warmadewa Bali ini bahwa dirinya sangat senang melihat peristiwa seperti ini.
"Saya pribadi sangat senang melihat peristiwa wisuda seperti ini karena saya seorang dosen yang dalam keseharian bergelut dengan dunia pendidikan. Maka pada momen seperti ini saya sangat tergugah untuk memberikan motivasi dan dorongan kepada para mahasiswa dan para dosen dalam mengembangkan ilmu di lembaga pendidikan," kata Bupati Simon yang juga alumnus SMA Sinar Pancasila Betun ini.
Baca juga: Pelatih Maung Robert Albert yang Gagalkah? Mengapa Persib Bandung Depak Farshad Noor ? Info Sport
Di hadapan para wisudawan, pengurus yayasan dan hadirin yang hadir, Bupati Malaka menegaskan bahwa dirinya bermimpi untuk mendirikan sebuah Universitas Rai Malaka di wilayah ini karena letaknya yang sangat strategis.
"Saya punya mimpi besar untuk mendirikan sebuah Perguruan Tinggi dengan nama Universitas Rai Malaka. Kita harus tunjukkan kepada dunia bahwa rakyat Malaka juga bisa bersaing karena letaknya yang sangat strategis dan pasarnya pasti akan diminati," ujar Bupati Simon yang juga dosen terbang di beberapa universitas luar negeri.
Di sela-sela sambutannya, Bupati Malaka berpesan kepada manajemen Yayasan Sinar Pancasila Betun untuk mampu mengelola manajemen sistem pendidikan secara modern, karena saat ini semua sistem yang ada di dunia pendidikan mengandalkan tekhnologi.
"Jangan sampai kita terlindas dan tidak mampu bersaing. Karena saya ingin, Sekolah Tinggi Sinar Pancasila ini harus berkembang dan terus maju dalam dunia pendidikan," tegas Simon.
Di samping itu, Bupati yang akrab disapa SN ini pun meminta kepada civitas akademika untuk menjadikan Tri Darma Perguruan Tinggi sebagai jantungnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Simon Nahak mengutip salah satu adagium dari Filsuf Sir Francis Bacon yakni Knowledge is power.
"Pengetahuan adalah kekuatan. Kekuatan untuk mengubah dunia dan dimensi yang terkait di dalamnya," ungkapnya sambil menambahkan bahwa pendidikan itu ibarat topi yang selalu harus dipakai di kepala bukannya di kaki.
Baca juga: PSSI Optimistis Kick Off Liga 1 Dimulai 3 Juli, Penyelenggaraan Piala Menpora Dinilai Berhasil ?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-malaka-simon-nahak-saat-memberikan-sambutan-pa.jpg)