Breaking News:

Begini Suasana H-1 Larangan Mudik, Prediksi Penumpang Mudik di Bandara El Tari 2.200 Penumpang

Begini Suasana H-1 Larangan Mudik, Prediksi Penumpang Mudik di Bandara El Tari 2.200 Penumpang

POS-KUPANG.COMĀ / INTAN NUKA /
Suasana Bandara El Tari Kupang satu hari menjelang larangan mudik, Rabu (5/5) pagi. 

Begini Suasana H-1 Larangan Mudik, Prediksi Penumpang Mudik di Bandara El Tari 2.200 Penumpang

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Larangan mudik akan diterapkan mulai Kamis (6/5) esok. Meski demikian, Bandara El Tari Kupang tetap menjalankan aktivitas operasional. General Manager Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang Iwan Novi melalui Legal, Compliance, and Stakeholder Relation Manager Rio Hendarto menjelaskan, bandara akan tetap beroperasi selama masa pelarangan mudik tersebut. Namun, rute penerbangan dan pesawat yang akan beroperasi belum dapat diketahui karena pihaknya belum mendapatkan informasi dari maskapai.

"Besok kita tetap beroperasi dari jam 6 pagi sampai 12 siang," kata Rio kepada POS-KUPANG.COM.

Rio memperkirakan, larangan mudik tersebut menyebabkan puncak mudik akan terjadi pada hari ini, Rabu (5/5) dengan jumlah penumpang bisa mencapai 2.200-2.500 penumpang.

"Jumlah ini naik dari hari sebelumnya sebanyak 2.000 penumpang," tambah Rio.

Suasana Bandara El Tari Kupang satu hari menjelang pelarangan mudik memang dipenuhi calon penumpang. Pantauan POS-KUPANG.COM, Rabu pagi tadi, ruang pemeriksaan tiket dipenuhi oleh calon penumpang yang sedang mengantre untuk melakukan cek-in. Antrean panjang juga terlihat di bagian pemeriksaan tiket sebelum masuk ke ruang tunggu. Hal yang sama juga terlihat ketika masuk ke ruang tunggu. Semua kursi terisi penuh. Banyaknya penumpang membuat petugas terus menerus mengingatkan agar menjaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan lainnya.

Menurut salah seorang calon penumpang, Agus, tiket sudah dipesan oleh pimpinan di tempatnya bekerja sejak beberapa hari lalu. Pria Jombang ini akan melakukan mudik ke Jombang setelah beberapa bulan bekerja di Atambua.

"Saya mau pulang kampung. Saya tahu ada larangan mudik besok, tapi ya tiket memang dibeli bos untuk hari ini. Jadi ya jalan saja," katanya santai.

Sementara itu, Angga yang bekerja di Alor juga akan kembali ke Surabaya hari ini. Tiket sudah dipesan jauh-jauh hari karena takut ada larangan mudik.

"Saya bukan mudik; memang mau balik ke Surabaya. Tapi kan ada larangan mudik, takutnya tidak sempat jalan," jelasnya.

Berkaitan dengan adanya larangan mudik, General Manager Garuda Indonesia Cabang Kupang I Made Agus Mertha Yasa menyampaikan bahwa operasional penerbangan berlaku sebagaimana peraturan yang telah dikeluarkan. Dalam laman resmi Garuda Indonesia, tertulis persyaratan dan ketentuan tambahan perjalanan penumpang selama periode mudik 6-17 Mei 2021.

"Sehubungan dengan terbitnya SE Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 tahun 2021, maka disampaikan beberapa hal sebagai berikut, yakni Peniadaan mudik untuk sementara bagi masyarakat sebagai upaya pengendalian mobilitas selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah," bunyi salah satu ketentuan dalam laman tersebut

Baca juga: Info Sport: Ini Sebuah Pilihan, Man City Tunggu Lawan di Final, Antara Chelsea atau Real Madrid ?

Selanjutnya, perjalanan orang selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah dikecualikan bagi penumpang dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non-mudik, seperti bekerja/perjalanan dinas; kunjungan keluarga sakit; kunjungan duka anggota keluarga meninggal; ibu hamil beserta 1 orang anggota keluarga sebagai pendamping, namun untuk kepentingan persalinan dapat didampingi hingga maksimal 2 orang; dan membutuhkan pelayanan kesehatan.

Bagi penumpang dengan keperluan mendesak seperti yang disebutkan di atas wajib menyediakan surat izin perjalanan dari instansi terkait, atau surat izin perjalanan keluar/masuk (SIKM-Untuk perjalanan menuju/keluar Jakarta) dan melengkapi Surat Pernyataan Perjalanan dalam rangka pengendalian COVID-19 di Indonesia. (cr1)

Suasana Bandara El Tari Kupang satu hari menjelang larangan mudik, Rabu (5/5) pagi.
Suasana Bandara El Tari Kupang satu hari menjelang larangan mudik, Rabu (5/5) pagi. (POS-KUPANG.COM / INTAN NUKA /)
Penulis: F Mariana Nuka
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved