Breaking News:

10 Peserta Rebut Kursi Direktur Perumda Air Minum Tirta Komodo Manggarai, Siapa Saja Mereka?

10 Peserta Rebut Kursi Direktur Perumda Air Minum Tirta Komodo Manggarai, Siapa Saja Mereka?

POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut, SH. 

10 Peserta Rebut Kursi Direktur Perumda Air Minum Tirta Komodo Manggarai, Siapa Saja Mereka?

POS-KUPANG.COM | RUTENG----Sebanyak 10 orang mengikuti seleksi Direktur Perumda Air Minum Tirta Komodo Kabupaten Manggarai.

Wakil Bupati (Wabup) Manggarai yang juga sebagai Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Heribertus Ngabut, SH, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (5/5/2021) mengatakan, kesepuluh orang yang mengikuti seleksi Direktur Perumda Air Minum Tirta Komodo Kabupaten Manggarai itu ada yang dari tokoh politik, ASN, Wartawan, dan ada juga karyawan PDAM itu sendiri.

Ketika ditanya apakah ke-10 orang itu memiliki pengalaman yang baik terhadap pengelolaan air minum, Kata Wabup Heribertus, tidak semua memiliki pengalaman, tetapi mengerti tentang manajemen pengelolaan air minum.

Baca juga: Ibu-ibu di Kiritana Sumba Timur Teteskan Air Mata Saat Dengar Suara Hati Kepala KPPN Waingapu

Baca juga: Bikin Neymar Mandul ? Wow, Intip Yuk Profil Ruben Dias, Pemain Terbaik Laga Manchester City vs PSG

"Tidak semua, tapi mereka mengerti tentang manajemen pengelolaan air minum seperti apa dan manajemen bisnis secara teoritik. Ada yang perpaduan mixed antara teoritik dengan pengalaman,"ungkap Wabup Heribertus.

Wabup Heribertus juga menjelaskan panitia seleksi (Pansel) Direktur Perumda tersebut terdiri dari 5 orang yakni, Wabup Manggarai Heribertus Ngabut, SH, selaku Ketua Pansel, Ketua DPRD Manggarai, Matias Masir, S.Pd, Sekda Manggarai Drs Jahang Fansi Aldus, Asisten III Setda Manggarai, Frans Kakang dan Romo Maks Regus.

Dikatakan Wabup Heribertus, proses seleksi Direktur Perumda ini sudah selesai. Proses seleksi ini para peserta melewati 3 tahap diantaranya Test tertulis bersamaan dengan soal pengajuan dokumen-dokumen untuk memenuhi persyaratan yang ditentukan menurut Permendagri No 37 Tahun 2018 dan berakhir dengan Test Wawancara, Selasa (4/5/2021) kemarin.

"Dikompilasikan, didiskusikan, untuk mengumpulkan apa pendapat masing-masing anggota Pansel terhadap para peserta seleksi,"ungkap Wabup Heribertus.

Baca juga: Update Corona Sumba Timur - Pemda Sumba Timur Kirim 56 Sampel ke Kupang, Simak Beritanya

Baca juga: Vaksinasi Masih Rendah,Pemkot dan Forkompinda Tingkatkan Sinergi Penanggulangan Covid diKota Kupang

Ketika ditanya bagaimana hasil seleksinya, jika siapa yang lolos apakah itu berdasarkan ketentuan bupati, jawab Wabup Heribertus, titik kuat ada pada Pansel.

"Diskusi dengan bupati itu hanya soal etika saja. Tapi yang menentukan yang terbaik dari 10 jadi 1 ya itu otonom, absolute pada keputusan kolektif Pansel. Bupati, kami hanya memberitahu bahwa kami sudah melaksanakan proses sesuai perintah bupati dalam SK Bupati,",terang Wabup Heribertus.

Halaman
12
Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved