Breaking News:

Waduh Repot: Hindari Larangan Mudik, 9000 Santri Terpaksa Pulang Kampung Lebih Awal, Berita Viral

Waduh Repot: Hindari Larangan Mudik, 9000 Santri Terpaksa Pulang Kampung Lebih Awal, Berita Viral

surya/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi santri mudik. 

Waduh Repot: Hindari Larangan Mudik, 9000 Santri Terpaksa Pulang Kampung Lebih Awal, Berita Viral

POS KUPANG.COM--- - Sedikitnya 9.000 santri dari berbagai pondok pesantren (Ponpes) di Kudus mudik lebih awal ke kampung halaman.

Pengurus Ponpes Assa'idiyyah Ustadz Susanto menyampaikan, sebelum puasa, sudah ada beberapa santri yang pulang kampung lebih awal.

Penyebabnya, mengantisipasi larangan mudik yang berlaku 6-17 Mei 2021.

"Sudah ada 25 santri putra dan 20 santriwati yang pulang. Sekarang, di pondok masih sekitar 125 santri, " ujarnya, ‎Sabtu (1/5/2021).

Dia merinci, santri dan santriwati yang mudik lebih awal itu berasal dari luar daerah, yakni Jambi, Sumatera, dan Kalimantan.

"Mereka yang pulang ada yang naik bus, pesawat hingga kapal. Nanti, kembali ke pondok, akhir bulan Mei. Kalau yang masih di pondok ini, kebanyakan dari sekitar Kudus," ujarnya.

Sementara itu, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus mencatat, sedikitnya 9.000 santri sudah mudik lebih awal sejak tanggal 26 Maret 2021.

Kasi Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren Kemenag Kudus, Sulthon mengatakan, telah memberikan surat edaran tentang pelarangan mudik ke pondok pesantren di Kudus.

kepadatan kendaraan di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 38, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (9/6/2018). Kemacetan terjadi karena adanya peningkatan volume kendaraan saat arus mudik Lebaran 2018 serta adanya penyempitan jalan dan para pemudik yang ingin masuk ke rest area KM 39.
ilustrasi:kepadatan kendaraan di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 38, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (9/6/2018). Kemacetan terjadi karena adanya peningkatan volume kendaraan saat arus mudik Lebaran 2018 serta adanya penyempitan jalan dan para pemudik yang ingin masuk ke rest area KM 39. ((ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A))

Hanya saja, ribuan santri tersebut memilih pulang lebih awal. Mereka berasal dari 60 ponpes berbeda.

Halaman
12
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved