Breaking News:

Kisah Pendampingan PAUD Ramah Anak Oleh LPMM Kupang: Berdampak Naiknya Anggaran Dana Desa untuk PAUD

LPMM Kupang yang berdiri pada tahun 2006 dan beralamat di Kota Kupang memiliki wilayah kerja di tiga kabupaten/kota di NTT

ISTIMEWA
Kelompok bermain keluarga bersama orangtua PAUD Syalom di Desa Kuaklalo, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. . 

Kisah Pendampingan PAUD Ramah Anak oleh LPMM Kupang: Berdampak pada Naiknya Anggaran Dana Desa untuk PAUD

POS-KUPANG.COM I KUPANG – Di awal tahun 2018, Lembaga Pengembangan Masyarakat Madani (LPMM Kupang) bekerja sama dengan BarnFonden dan mitra teknis Yayasan Satu Karsa Karya ( YSKK) Solo didukung oleh Uni Eropa dan SIDA melalui forum Civ menjalankan proyek Penguatan Masyarakat Sipil dan Akuntabilitas Sosial untuk Mendukung Kualitas Layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang Inklusif di NTT.

LPMM Kupang yang berdiri pada tahun 2006 dan beralamat di Kota Kupang memiliki wilayah kerja di tiga kabupaten/kota di NTT, yakni Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Kota Kupang.

Tujuan utama proyek ini adalah meningkatkan kualitas dan layanan PAUD di beberapa kabupaten ini sebagai wilayah sasaran proyek. Selain itu, ada beberapa tujuan proyek ini, antara lain meningkatnya anggaran dana desa dan kabupaten (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang) dalam mendukung PAUD, kebijakan atau regulasi tentang PAUD dan Kewirausahaan Sosial Mendukung PAUD serta peningkatan kapasitas CSO (Civil Society Organization/organisasi masyarakat sipil) dalam mengakses dana melalui proposal ke lembaga donor.

LPMM Kupang mendapat pendampingan yang baik oleh BarnFonden dan mitra teknis, yaitu Yayasan Satu Karsa Karya (YSKK) Solo dalam menjalankan kegiatan-kegiatan, seperti peningkatan kapasitas dari organisasi (CSO).

LPMM Kupang menjalankan kegiatan-kegiatan yang bersifat penguatan seperti teknik-teknik fasilitasi yang baik, MSC ( Most Significant Change/cerita perubahan yang paling berarti), strategi advokasi kebijakan dan anggaran yang mendukung PAUD dari tingkat desa sampai kabupaten. Juga kewirausahaan sosial dan bagaimana CSO mendesain suatu proyek dalam bentuk proposal ke lembaga donor. Selain dengan kegiatan-kegiatan kualitas dan layanan PAUD yang sudah dijalankan oleh LPMM Kupang.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh LPMM Kupang dapat dikatakan sukses. Mengapa? Karena dari pengamatan selama proyek ini berjalan, tim CSO LA (civil society organization local autority) LPMM Kupang sudah mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Tim ECD sudah berhasil mengkapasitasi pengelola dan tutor PAUD untuk menjalankan PAUD Ramah Anak yang Inklusif. Bahkan tim SA (Social Accountability) sudah berhasil menjalankan strategi advokasi ke Komite PAUD, pemerintah desa dan pemerintah kabupaten untuk mendukung PAUD. Strategi kewirausahaan juga sudah berjalan baik.

LPMM Kupang juga mendesain dan mengirimkan satu proposal ke Nutrition International untuk mengakses proyek pemberian vitamin dan zat besi bagi remaja perempuan, yang belum berhasil diterima, namun bagi LPMM Kupang, ini adalah bagian dari pembelajaran untuk terus mengembangkan jejaring dengan pihak lain terutama donor untuk secara bersama merespon isu-isu anak dan orang muda di NTT.

Capaian-capaian di atas menumbuhkan rasa percaya diri LPMM Kupang sebagai organisasi non pemerintah. LPMM juga terus melakukan dan meningkatkan kerja-kerja kolaborasi baik dengan stakeholder pemerintah dan organisasi non pemerintah lainnya yang bekerja untuk isu-isu anak.

Halaman
12
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved