Breaking News:

Kadis Kesehatan Lembata : Waspada, Angka Covid-19 Meningkat Drastis

sebelumnya sudah ada 4 kasus dari klaster pengungsi (1 orang meninggal dunia) dan 5 kasus lainnya

POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata Mathias AK Beyeng menyebutkan telah dibentuk 5 klaster yang terdiri dari klaster pelayanan, klaster pengendalian penyakit, klaster gizi, klaster kesehatan lingkungan dan klaster kesehatan wanita. 

Kadis Kesehatan Lembata : Waspada, Angka Covid-19 Meningkat Drastis

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata Mathias AK Beyeng melaporkan adanya peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Lembata yang cukup drastis. 

Secara keseluruhan ditemukan 59 kasus Covid-19. Kasus terbanyak berasal dari klaster Lapas Kelas III Lembata sebanyak 50 warga binaan dan petugas yang terinfeksi Covid-19.

Sedangkan, sebelumnya sudah ada 4 kasus dari klaster pengungsi (1 orang meninggal dunia) dan 5 kasus lainnya dari warga Kecamatan Nubatukan.

Baca juga: Bupati Sunur : Camat dan Kepala Desa di Kabupaten Lembata Bentuk Posko Covid-19

Sementara itu, sesuai data terakhir, sudah 8 pasien positif Covid-19 di Lembata yang dilaporkan meninggal dunia. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata Mathias AK Beyeng
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata Mathias AK Beyeng (POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo)

Mathias Beyeng menjelaskan Dinas Kesehatan sudah memberikan pemahaman di Lapas Lembata supaya warga binaan dan petugas yang positif corona bisa dirawat dengan baik.

"Disinfektan sudah dilakukan, hari Minggu kemarin juga ada edukasi di sana," kata Beyeng kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin, 3 Mei 2021.

Baca juga: Waspada, Angka Covid-19 di Lembata Meningkat Drastis

Menurutnya, di Lapas Lembata, semua pasien tanpa gejala, dengan gejala dan yang sehat sudah dipisahkan di ruangan masing-masing. Penyemprotan disinfektan dan pengobatan juga dilakukan rutin. 

Selain itu, dalam rangka mencegah penularan Covid-19 di kalangan pengungsi, Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata juga telah melakukan rapid tes antigen sejak 8 April 2021 kemarin.

Jihane Almira Chedid, Putri Indonesia Pariwisata 2020 saat bersama anak-anak pengungsi bencana di perkebunan Parekwalang, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Minggu 2 Mei 2021
Jihane Almira Chedid, Putri Indonesia Pariwisata 2020 saat bersama anak-anak pengungsi bencana di perkebunan Parekwalang, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Minggu 2 Mei 2021 (Foto/Humas Setda Lembata)

Total sudah 1159 orang pengungsi, relawan dan petugas yang tersebar di posko terpusat dan mandiri yang menjalani rapid tes. 

Baca juga: Misa Lefa, Awali Musim Berburu Paus di Lamalera Kabupaten Lembata 

"Rapid tes dilakukan setiap hari," pungkasnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved