Breaking News:

Diduga Gelapkan Dana PIP, Mantan Kepala Sekolah SMP di Kabupaten Kupang Dipolisikan

EL telah melakukan penggelapan dan penipuan dana PIP terhadap pelapor maupun beberapa wali murid lainnya.

POS KUPANG.COM/RAY REBON
Febi Nafie bersama wali murid lainnya usai membuat surat laporan polisi terkait penggelapan dan penipuan dana PIP di Polres Kupang, Senin 3 Mei 2021 

Diduga Gelapkan Dana PIP, Mantan Kepala Sekolah di Kabupaten Kupang Dipolisikan

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Seorang mantan kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP), di Kabupaten Kupang bernama Edrison Lanus dilaporkan ke Polres Kupang kerena diduga menggelapkan bantuan dana PIP.

Edrison Lanus dilaporkan Polres Kupang oleh seorang wali murid bernama Febi Nafie dari Kecamatan Semau Selatan karena di duga EL telah melakukan penggelapan dan penipuan dana PIP terhadap pelapor maupun beberapa wali murid lainnya.

Diduga Penggelapan dan penipuan dana PIP terjadi pada periode 2018- 2019. Namun setelah di cairkan secara kolektif oleh EL, dana PIP bukanya di bagikan kepada siswa-siswi, Namun didiamkan saja.

Ternyata dana yang dicairkan secara kolektif tersebut merupakan dana PIP 2018-2019 milik siswa-siswi SMPN 1 Semau Selatan sebanyak kurang lebih 181 orang.

Kepada POS-KUPANG.COM, Senin (3/5), Febi Nafie yang mewakili wali murid lainnya mengatakan, kejadian ini terungkap setelah pada 9 Maret 2021 lalu.

Febi menyampaikan, para wali murid mendapatkan buku tabungan penerima dana PIP untuk dicairkan, namun dalam buku tabungan itu terdapat pencairan dana PIP untuk dua periode yakni 2018 dan 2019. 

Kata Febi, pada Selasa 9 Maret 2021 saat dirinya menerima buku tabungan dari pihak sekolah. Setelah menerima buku tabungan ternyata di dalam buku tersebut sudah terdapat pencairan dana PIP untuk dua tahun yakni 2018 dan 2019.

"Pada 9 Maret 2021 lalu, Kami baru mengetahui kalau ada pencairan dana PIP periode 2018 dan 2019, setelah menerima buku tabungan dari pihak sekolah," kata Febi dalam kegiatan Konferensi Pers bersama anggota DPR RI Anita Jacoba Gah.

Feby adalah salah satu wali murid yang dua orang anaknya mendapat bantuan dana PIP ini mengungkapkan bahwa pada tahun 2020 baru menerima dana PIP, tapi sudah dipotong Rp 50.000 sebagai uang transportasi dari pihak sekolah.

Halaman
1234
Penulis: Ray Rebon
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved