Breaking News:

Virus Corona

Kemenkes Sebut Klaster Tarawih, Bukber, Perkantoran hingga Mudik Sumbang Lonjakan Kasus Covid-19

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan dalam beberapa minggu terakhir tercatat kemunculan klaster baru Covid-19.

KOMPAS.com/Dian Erika
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi saat dijumpai di Kantornya, Selasa 20 April 2021. 

Kemenkes Sebut Klaster Tarawih, Bukber, Perkantoran, hingga Mudik Sumbang Lonjakan Kasus Covid-19

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan dalam beberapa minggu terakhir tercatat kemunculan klaster baru Covid-19.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, klaster tersebut di antaranya adalah klaster perkantoran, klaster buka puasa bersama (bukber), klaster tarawih, hingga klaster mudik.

"Beberapa minggu ini munculnya beberapa klaster mulai dari klaster perkantoran, klaster buka bersama, klaster tarawih di Banyumas, klaster mudik di Pati, dan klaster takziah di Semarang," ujar Nadia dalam konferensi pers seperti dikutip Kompas.com, Senin 3 Mei 2021.

Menurut Nadia, kemunculan klaster tersebut tidak terlepas dari adanya kelalaian individu dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Ia mencontohkan kelalaian pada klaster tarawih di Banyumas. Nadia menjelaskan klaster itu terjadi setelah ada satu orang yang terpapar Covid-19.

Orang tersebut, kata Nadia, tetap melakukan ibadah tarawih ke masjid meskipun telah positif Covid-19.

"Tentunya kelalaian kita dalam melaksanakan protokol kesehatan terutama saat melaksanakan ibadah terawih berjamaah," ucapnya.

Kemudian, Nadia mengajak masyarakat lebih taat menggunakan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas buka puasa bersama. Ia menegaskan aktivitas berbicara sambil buka puasa bersama berpotensi meningkatkan penularan Covid-19.

"Kembali kami ingatkan perhatikan protokol kesehatan. Pada prinsipnya, makan, berbicara pada saat makan bersama menjadi faktor yang sangat memungkinkan terjadinya penularan Covid-19," ucapnya.

Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved